Ayah dan Ibu Mertua Kubur Menantu Hidup-hidup

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 27 November 2018 | 19:19 WIB
Ayah dan Ibu Mertua Kubur Menantu Hidup-hidup
Pasangan ayah dan ibu mertua di Sao Paulo, Brasil, tega membunuh perempuan menantunya dengan cara mengubur hidup-hidup demi mendapatkan hak asuh dua cucu.

Suara.com - Pasangan ayah dan ibu mertua di Sao Paulo, Brasil, tega membunuh perempuan menantunya dengan cara mengubur hidup-hidup demi mendapatkan hak asuh dua cucu.

Ayah dan ibu mertua itu bernama Fernando Antonio Martins de Oliverira (62) dan Maria Izilda Pereira Miranda (60). Sementara korban bernama Marcia Martins Miranda (41).

Awalnya, seperti diberitakan Keepo—jaringan Suara.com, Selasa (27/11/2018), hubungan menantu dengan mertua terlihat baik-baik saja.

Namun, hubungan harmonis itu berubah menjadi permusuhan saat Maria menggugat cerai sang suami yang merupakan putra Fernando dan Maria.

Saat menggugat cerai, Marcia telah dikaruniai dua anak, laki-laki berusia empat tahun dan perempuan berusia sembilan tahun.

Korban yang memiliki dua anak ini ketika itu sedang mengurus surat cerai dengan suaminya. Hak asuh anak akan turun ke tangan menantunya.

Tidak terima cucunya akan dibawa oleh si menantu, kedua mertua ini merencanakan pembunuhan terhadap Marcia.

Langkah pertama pembunuhan kejam ini yaitu mertua mengundang menantunya untuk berbicara hal penting.

Penyidik polisi menceritakan, sepasang mertua itu mengakui akan membuatkan rekening bank untuk cucu tercintanya dan akan membicarakan detailnya dirumah sang mertua. Menantunya datang ke rumah mereka, yang baru 15 hari disewa.

Setibanya Marcia di rumah mertuanya, ia di ajak ke ruang belakang, dan pelaku beraksi.

“Mereka memukul kepala sang menantu. Dalam kondisi sekarat, tubuh menantunya dimasukkan lubang yang telah disiapkan. Ditimbun tanah, lalu bagian atasnya dicor,” begitu penjelasan polisi San Paulo setelah mengivestigasi.

Polisi menjelaskan, pembunuhan sadis ini telah lama mereka rencanakan karena diketahui lubang tempat tubuh menantunya dikubur itu sangat dalam, hampir 2 meter dalamnya.

Korban dikabarkan hilang sejak tanggal 2 Oktober 2018. Sebulan kemudian, polisi berhasil menemukan korban namun telah membusuk dan hancur.

Tubuh korban sulit diketahui identitasnya sehingga diambil sidik jarinya dan barulah diketahui jasad tersebut adalah Marcia.

“Kami yakin Marcia dibunuh oleh pelaku yang telah menyiapkan rumah sewaan untuk rencana pembunuhan korban. Setelah menghilangnya Marcia, kedua anaknya langsung pindah dan diasuh oleh si pelaku” jelas detektif Mário Sérgio de Oliveira Pinto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Jelaskan Penggunaan Neurosains dalam Pilpres

Peneliti Jelaskan Penggunaan Neurosains dalam Pilpres

News | Selasa, 27 November 2018 | 12:47 WIB

Mulai Terkuak: Skema Manipulasi Keuangan Carlos Ghosn

Mulai Terkuak: Skema Manipulasi Keuangan Carlos Ghosn

Otomotif | Rabu, 21 November 2018 | 13:00 WIB

Dokter Timnas Brasil Ungkap Soal Cedera Neymar

Dokter Timnas Brasil Ungkap Soal Cedera Neymar

Bola | Rabu, 21 November 2018 | 12:43 WIB

Brasil Taklukkan Kamerun, Neymar Dibekap Cedera

Brasil Taklukkan Kamerun, Neymar Dibekap Cedera

Bola | Rabu, 21 November 2018 | 08:50 WIB

Terkini

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:06 WIB

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:00 WIB

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:56 WIB

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:55 WIB

Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:50 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:37 WIB

KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat

KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:35 WIB

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:34 WIB