Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 April 2026 | 17:50 WIB
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
Mohammad Majdi al-Jaabir (MME)
baca 10 detik
  • Mohammad Majdi tewas ditabrak kendaraan pengawal menteri Israel saat bersepeda ke sekolah.

  • Kantor menteri Israel membantah kehadiran pejabat di lokasi dan menyalahkan pelanggaran lalu lintas.

  • Tragedi terjadi di jalur pemukiman ilegal Kiryat Arba yang memiliki sejarah konflik panjang.

Suara.com - Kematian tragis Mohammad Majdi al-Jaabir mengungkap risiko tinggi mobilitas warga Palestina di tengah pengawalan ketat pejabat Israel.

Remaja berusia 16 tahun tersebut kehilangan nyawa setelah kendaraan pengamanan menteri Israel menghantamnya di persimpangan Beit Einun.

Dikutip dari MME, kejadian memilukan ini berlangsung tepat saat fajar menyingsing ketika korban sedang mengayuh sepeda menuju sekolahnya.

Mobil yang terlibat diketahui milik perusahaan keamanan Magen yang bertugas melindungi jajaran menteri garis keras Israel.

Tragedi ini memicu kemarahan publik lantaran terjadi di jalur strategis menuju pemukiman yang selama ini dipersengketakan.

Saksi mata menyebutkan rombongan tersebut sedang bergerak untuk mengamankan lokasi Menteri Pemukiman Orit Strock di Hebron.

Beberapa laporan media lokal bahkan sempat mengaitkan iring-iringan kendaraan itu dengan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

Merespons tuduhan tersebut, kantor menteri terkait langsung mengeluarkan pernyataan resmi untuk membantah keterlibatan mereka.

“Kendaraan tersebut bukan milik menteri dan menteri tidak berada di lokasi kejadian,” ujar kantor menteri tersebut dalam pernyataan resminya.

baca juga

Pihak berwenang Israel mengklaim bahwa korban melanggar lampu lalu lintas sehingga tabrakan hebat tidak dapat dihindarkan.

Kondisi Pasca Kecelakaan di Hebron

Sopir kendaraan pengawal dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Kepolisian Israel menyatakan telah memulai proses penyelidikan untuk mendalami kronologi pasti dari insiden maut di Route 60 tersebut.

Mohammad Majdi sempat dinyatakan dalam kondisi kritis sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir akibat luka yang parah.

Jalanan tempat insiden terjadi merupakan akses utama menuju Kiryat Arba, wilayah pemukiman yang dikenal sangat konservatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:37 WIB

Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

Tak Hanya dengan Rudal, Begini Cara Bejat Tentara Zionis Usir Warga Palestina dari Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:48 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×