Trump Percepat Kenaikan Tarif Impor dari Tiongkok

Ade Indra Kusuma | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 28 November 2018 | 05:58 WIB
Trump Percepat Kenaikan Tarif Impor dari Tiongkok
Presiden Donald Trump [AFP]

Suara.com - Isu Perang dagang AS-Tiongkok kembali menggeliat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mempercepat kenaikan tarif dari 10 persen menjadi 25 persen atas 200 miliar impor Tiongkok ke AS. Pada awalnya, kenaikan tarif itu baru akan dimulai pada 1 Januari 2019.

Trump berulang kali mengancam akan menaikkan tarif impor barang-barang dari Tiongkok yang masih belum dinaikkan. Dalam sebuah wawancara yang ia lakukan dengan surat kabar AS Wall Street Journal, Trump mengatakan ia tidak akan menuruti permintaan Tiongkok untuk menahan kenaikan tarif tersebut yang mana seharusnya berlaku efektif pada 1 Januari 2019 mendatang. 

Pernyataan itu Trump lontarkan empat hari sebelum bertemu Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di pertemuan G20.

“Satu-satunya kesepakatan adalah Tiongkok harus membuka negara mereka untuk kompetisi dengan AS. Jikalau dengan negara lain, itu terserah mereka," kata Trump.

Ia bahkan mengancam apabila tidak ada kesepakatan seperti itu, AS akan menaikkan nilai impor Tiongkok yang terkena tarif menjadi 267 miliar dolar AS. 

Di sisi lain, seorang pejabat Tiongkok mengatakan kedua negara akan membuat pedoman untuk negosiasi di masa depan. "Isu utamanya adalah untuk menyelesaikan perang dagang," kata dia. 

Trump mengatakan pada babak baru kenaikan tarif impor akan berdampak pada laptop dan produk-produk Apple Inc. Produk Iphone yang diimpor dari Tiongkok masuk dalam daftar senilai 267 miliar dolar AS yang belum dikenakan kenaikan tarif.

Telepon genggam dan komputer barang-barang yang paling banyak diimpor dari Tiongkok ke Amerika. Sampai saat ini pemerintah AS membebaskan kenaikan tarif terhadap barang-barang tersebut untuk meminimalkan dampaknya terhadap konsumen AS.

"Mungkin, tergantung dengan tarifnya, yang saya maksud, saya bisa membuatnya 10 persen dan orang-orang bisa tetap bertahan dengan mudah," ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Jokowi ke Pengusaha : Dalam Kesempitan Ada Kesempatan

Pesan Jokowi ke Pengusaha : Dalam Kesempitan Ada Kesempatan

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 14:30 WIB

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Jokowi Hanya Berharap Ada Keajaiban Antara AS dan Cina

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 13:21 WIB

Cerita Jokowi Gagal Damaikan AS dan Cina di Pertemuan APEC

Cerita Jokowi Gagal Damaikan AS dan Cina di Pertemuan APEC

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 11:31 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB