Pemahaman Maruf Amin Soal Islam dan Pancasila

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 28 November 2018 | 16:09 WIB
Pemahaman Maruf Amin Soal Islam dan Pancasila
Cawapres Ma'ruf Amin melalui rekaman di acara diskusi di Megawati Institute. (Suara.com/Ria)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memiliki pemikiran bahwa Pancasila sebagai satu titik temu bangsa Indonesia yang majemuk. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara bisa menyatukan tokoh nasionalis dengan kelompok Islam.

Maruf Amin bersyukur kalau Indonesia pernah dipimpin oleh Soekarno yang berhasil meletakkan dasar negara. Padahal menurutnya, sangat sulit jika ingin membuat landasan dalam berbangsa dan bernegara bila dilihat dari beragamnya latar belakang masyarakat Indonesia.

"Buat kita pancasila adalah titik temu, ini saya kira kita harus memberikan penghargaan pada proklamator kita bung Karno yang berhasil merumuskan pancasila yang akhirnya diterima sebagai dasar daripada bangsa kita," kata Ma'ruf melalui rekaman suara dalam sebuah acara diskusi di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).

Menurutnya, Pancasila dipandang oleh tokoh nasionalis sebagai kebangsaan yang religius. Sedangkan bagi kelompok Islam, pancasila dipandang sebagai kebangsaan yang bertauhid.

Ma'ruf Amin juga menilai Pancasila sebagai titik temu dari seluruh kelompok yang ada di Indonesia. Orang Islam, kata Ma'ruf  menamakannya sebagai kalimatun sawwa atau yang artinya ialah seluruh bangsa Indonesia.

"Karena itu UUD 45 bagi umat Islam disebut kesepakatan nasional, ittifaq wathoniyah. Kesepakatan sesama saudara sebangsa dan setanah air," ujarnya.

Oleh karena itu, Ma'ruf Amin meminta masyarakat untuk menjaga ketahanan Pancasila dan UUD 1945 yang telah menjadi pilar bagi negara Indonesia. Ma'ruf Amin sempat memaparkan upaya untuk menjaga pilar tersebut memiliki kendala sendiri yakni pemahaman agama yang begitu radikal.

"Kelompok-kelompok penganut paham radikal, ini sama sekali tidak mengenal kesepakatan, yang mereka kenal adalah Islam kaffah, padahal kita di Indonesia adalah Islam kaffah ma'al mitsah. Islam yang itu tapi ada mitsah. Tentu berbeda dengan Saudi tidak ada mitsah, karena mereka tidak majemuk. Kita di sini sudah ada kesepakatan dan itu mengikat," paparnya.

Meskipun begitu Maruf Amin meyakini para ulama di Indonesia sudah bisa menyelesaikan pertentangan antara kebangsaan juga keagamaan.

baca juga

"Tapi para ulama kita di Indonesia sudah dapat menyelesaikan, mengkompromikan antara Islam dan kebangsaan. Sehingga Islam dan kebangsaan tidak ada lagi pertentangan, tidak ada lagi konfrontatif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bergaji Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta Mayoritas Dukung Jokowi

Warga Bergaji Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta Mayoritas Dukung Jokowi

News | Selasa, 27 November 2018 | 19:38 WIB

Survei LSI: Dua Bulan Kampanye, Prabowo Belum Bisa Ungguli Jokowi

Survei LSI: Dua Bulan Kampanye, Prabowo Belum Bisa Ungguli Jokowi

News | Selasa, 27 November 2018 | 16:31 WIB

Dukung Jokowi, Ini Alasan Habib Muda Tak Dukung Prabowo

Dukung Jokowi, Ini Alasan Habib Muda Tak Dukung Prabowo

News | Selasa, 27 November 2018 | 14:22 WIB

Soal Reuni 212, Politisi PDIP: Tak Ada Cara Seperti Ini di Islam

Soal Reuni 212, Politisi PDIP: Tak Ada Cara Seperti Ini di Islam

News | Selasa, 27 November 2018 | 11:33 WIB

Ma'ruf Amin Tepis Curhat Prabowo Jika Pendukungnya Diancam

Ma'ruf Amin Tepis Curhat Prabowo Jika Pendukungnya Diancam

News | Minggu, 25 November 2018 | 20:23 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×