Ngambek 'Dicuekin' Kepala Basarnas, Anggota Komisi V DPR Ini Pilih Diam

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 07 Juli 2025 | 20:09 WIB
Ngambek 'Dicuekin' Kepala Basarnas, Anggota Komisi V DPR Ini Pilih Diam
Anggota Komisi V DPR Ghufran Zainal Abidin menegur Kepala Basarnas Marsdya TNI M Syafi'i dalam rapat kerja Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Tangkapan layar]

Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI Ghufran Zainal Abidin geram dicueki oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i dalam rapat kerja Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Hal tersebut terjadi usai Zainal Abidin bertanya soal kejelasan tewasnya Warga Negara Brasil, Juliana Marins di Gunung Rinjani kepada Marsdya M Syafi'i.

Awalnya, Ghufran menyampaikan mengenai Kepala Basarnas yang harus melakukan evaluasi usai kecelakaan Juliana.

Pasalnya, setelah kejadian itu, akun media sosial (medsos) Presiden Prabowo ikutan diserang.

"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa khususnya ke Kepala Basarnas, mengevaluasi kembali di antara beberapa program penyelamatan yang selama ini sudah dilakukan, mungkin yang paling heboh soal Juliana yang di Gunung Rinjani, itu sampai IG Kepala Negara diserbu oleh masyarakat Brasil," kata Ghufran dalam rapat.

Memang ia mengapresiasi apa yang telah diupayakan oleh Basarnas terhadap evakuasi Juliana.

Namun, belum selesai ia berbicara, Ghufran menghentikan pernyataannya. Ia melihat Kepala Basarnas tak menyimak apa yang disampaikannya dalam rapat.

Ia menuding Kepala Basarnas malah asyik bicara juga ketika dirinya menyampaikan pendapat.

"Menurut saya kita juga mengapresiasi apa yang dilakukan Basarnas dan tim, baik dari pusat dan di NTB sendiri, di daerah yang saya melihat semua pihak berpartisipasi dalam penyelamatan ini. Tapi memang ini secara opini Kepala Basarnas...," kata Ghufran tak meneruskan pernyataannya.

baca juga

Tak berselang lama, ia kemudian menegur Kepala Basarnas yang ditudingnya tidak mendengarkan pendapatnya.

"Pak, saya lagi bicara ini, bapak jangan bicara juga. Ya kalau saya lagi bicara Bapak juga bicara, siapa yang mendengar pak. Ya kalau bapak mau lanjut bicara saya berhenti aja," kata dia.

Usai merasa geram, Ketua Komisi V DPR Lasarus selaku pimpinan rapat coba menengahi. Ia mempersilakan Ghufran berbicara lagi.

"Silakan dilanjut pak, sepertinya Pak Kepala Basarnas sudah siap mendengar. Silakan dilanjut," kata Lasarus.

Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya), Mohammad Syafi. (Suara.com/Novian)
Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya), Mohammad Syafi. (Suara.com/Novian)

Namun bukannya meneruskan pernyataannya, Ghufran memilih diam tak meneruskan kembali.

"Sudah saya cukupkan saja pak Ketua, mungkin tidak terlalu penting yang saya sampaikan. Dan waktu lain saya akan bicara lagi. Terima kasih ketua," kata Ghufran.

Lasarus kemudian mengingatkan, agar semua dalam rapat menyimak.

"Nanti dilanjutkan di tanggal 14. Mohon izin Kepala Basarnas dan Ibu ya, nanti berdikusinya, nanti kalau semua merajuk ruang ini panas Bu, capek saya mimpinnya. Jadi kalau anggota ngomong didengarkan baik-baik, supaya nanti nyambung," kata Lasarus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Kota Niteroi Abadikan Nama Juliana Marins Jadi Nama Jalur Pendakian di Brasil

Pemerintah Kota Niteroi Abadikan Nama Juliana Marins Jadi Nama Jalur Pendakian di Brasil

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:35 WIB

Kematian Juliana Marins di Rinjani Dibahas dalam Ujian Dubes Brasil di DPR?

Kematian Juliana Marins di Rinjani Dibahas dalam Ujian Dubes Brasil di DPR?

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:19 WIB

Pemandu Diblacklist, Padahal Bertaruh Nyawa ke Jurang Tanpa Alat Demi Juliana Marins

Pemandu Diblacklist, Padahal Bertaruh Nyawa ke Jurang Tanpa Alat Demi Juliana Marins

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:53 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×