HUT KORPRI ke-47, KLHK: Pancasila Perkokoh Persatuan Bangsa

Jum'at, 30 November 2018 | 14:44 WIB
HUT KORPRI ke-47, KLHK: Pancasila Perkokoh Persatuan Bangsa
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pembinaan pegawai sekaligus Resepsi Peringatan Hari KORPRI ke-47,Jakarta, Kamis (29/11/2018). (Dok: KLHK)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pembinaan pegawai sekaligus Resepsi Peringatan Hari KORPRI ke-47,Jakarta, Kamis (29/11/2018). Kegiatan ini dalam rangka penyegaran Aparatur Sipil Negara (ASN) KLHK, sekaligus memompa semangat para birokrat KLHK yang sedang memperingati hari KORPRI, agar lebih giat bekerja dan melayani masyarakat untuk mensukseskan pembangunan.

Dalam pembukaan kegiatan, Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), yang menyatakan "Anggota KORPRI harus terus melakukan inovasi-inovasi, agar pelayanan publik bisa makin murah, bisa makin cepat, bisa makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan nasional," ujar Bambang

Menteri LHK juga melanjutkan, bahwa sesuai amanat Presiden Joko Widodo, anggota KORPRI harus menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukan malah menjadi bagian dari masalah bangsa. KORPRI adalah salah satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pembinaan pegawai sekaligus Resepsi Peringatan Hari KORPRI ke-47,Jakarta, Kamis (29/11/2018). (Dok: KLHK)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pembinaan pegawai sekaligus Resepsi Peringatan Hari KORPRI ke-47,Jakarta, Kamis (29/11/2018). (Dok: KLHK)

Dalam kegiatan ini, KLHK juga mengundang Yudi Latif, Phd., mantan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang saat ini menjadi Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) dan Direktur Eksekutif, Reform Institute untuk memberikan pembekalan kepada ASN KLHK tentang nilai-nilai penting Pancasila dalam menjaga persatuan Indonesia.

"Sebagai negara yang terdiri dari gugusan pulau-pulau yang memiliki keragaman, baik dari wilayahnya maupun dari suku, ras dan agamannya, Indonesia membutuhkan satu titik temu nilai yang bisa menyatukan segala perbedaan itu. Titik temu itu adalah Pancasila," ujar Yudi.

Ia juga menyampaikan, kaidah emas yang sangat penting untuk merawat persatuan Indonesia adalah gotong royong, yang merupakan nilai utama dari Pancasila yang harus dipahami oleh seluruh rakyat, terutama oleh para Birokrat.

"Kalau diperas, Pancasila itu menjadi gotong royong. Mengapa demikian, karena gotong royong mampu mengembangkan persaudaraan melintasi batas-batas perbedaan. Gotong royong merupakan kaidah emas," jelas Yudi

Ia melanjutkan, nilai Pancasila sangat cocok dengan upaya menjaga lingkungan dan alam, karena Pancasila tersusun dari penjabaran nilai-nilai yang bersumber dari hubungan manusia dengan Tuhan (dunia atas), sesama (dunia tengah) dan alam (dunia bawah).

Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-47 ini juga dimeriahkan dengan kehadiran salah satu diva musik Indonesia, Rosa. Ia membawakan beberapa lagu untuk menghibur para birokrat di KLHK.

Baca Juga: Di Depan Mahasiswa, KLHK Sampaikan Capaian Pengembangan Perhutanan Sosial

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pembinaan pegawai sekaligus Resepsi Peringatan Hari KORPRI ke-47,Jakarta, Kamis (29/11/2018). (Dok: KLHK)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan pembinaan pegawai sekaligus Resepsi Peringatan Hari KORPRI ke-47,Jakarta, Kamis (29/11/2018). (Dok: KLHK)

Rangkaian peringatan hari Korpri di KLHK sendiri sudah dilaksanakan mulai 21 November yang lalu, dengan menyelenggarakan berbagai macam kegiatan, seperti donor darah, lomba catur, gaple, pengucapan ikrar Panca Prasetya Korpri, olahraga bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, futsal, basket, senam bersama, bazar murah, pasar rakyat hasil hutan bukan kayu, pengiriman personel pada MTQ Nasional, dan pemberian penghargaan Satyalencana Wira Karya kepada sembilan orang penerima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI