Spanduk Prabowo - Sandiaga dan JKW Bersama PKI, Farhat : Usut yang Buat

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 05 Desember 2018 | 18:03 WIB
Spanduk Prabowo - Sandiaga dan JKW Bersama PKI, Farhat : Usut yang Buat
Publik dihebohkan oleh keberadaan spanduk yang menyebut Capres nomor urut 1 Joko Widodo alias Jokowi bersama Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Suara.com - Anggota Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Farhat Abbas meminta pemasangan spanduk kampanye wajah Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bernada provokatif untuk segera diusut. Farhat berharap pasangan calon di Pilpres 2019 bisa didiskualifikasi kalau pemasangan spanduk provokatif dilakukan oleh tim sukses.

Foto spanduk provokatif itu beredar di media sosial. Dalam spanduk itu terpampang foto Prabowo - Sandiaga dan tulisan bernada provokatif #JKW Bersama PKI.

"Diusut saja siapa yang buat, ditangkap. Kalau timses yang buat didiskualifikasi Prabowo - Sandiaga," kata Farhat kepada Suara.com, Rabu (5/12/2018).

Farhat meminta kepada pendukung Jokowi untuk tidak terpancing dengan adanya spanduk tersebut. Farhat yakin Jokowi akan terpilih kembali karena dianggap memiliki prestasi bagus selama memimpin Indonesia sejak terpilih pada Pilpres 2014.

"Kalaupun Jokowi terpilih lagi karena memang ada prestasi dan bagus. Nggak usah khawatir, sabar saja. Tanpa harus menjatuhkan, merusak karena mau dijelekkan bagaimanapun kalau rakyat yang paling merasakan tentang siapapun tim yang mereka cintai," ujarnya.

Farhat kemudian berpesan kepada pendukung Prabowo - Sandiaga untuk berhati-hati dalam berkampanye. Farhat menilai Jokowi terlalu baik kepada pihak-pihak yang kerap menyerangnya dengan menebarkan hoaks.

"Pokoknya mereka harus hati-hati. Pak Jokowi terlalu baik sama pendukungnya PAS (Prabowo - Sandiaga) dan keluarga pak Prabowo kalau nggak banyak sekali yang dipenjara akibat mulai dari pornografi, maupun sampai menghina, menyinyir," pungkasnya.

Untuk diketahui, publik dihebohkan oleh keberadaan spanduk yang menyebut Capres nomor urut 1 Joko Widodo alias Jokowi bersama Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, spanduk tersebut didapati terpajang di daerah Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Tak hanya itu, foto spanduk tersebut juga viral di media-media sosial, Rabu (5/12/2018).

Selain foto Prabowo – Sandiaga Uno, terdapat pula tulisan seperti "PKI berkedok Pancasila"; "JKW Bersama PKI"; "JKW Hoaks Nasional"; "JKW Sontoloyo Nasional"; "JKW Genderuwo Nasional"; "2019 Tenggelamkan PKI"; dan, paling bawah terdapat tulisan "Prabowo - Sandi for Presiden Indonesia Kuat".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo - Sandiaga Bantah Bikin Spanduk JKW Bersama PKI

Kubu Prabowo - Sandiaga Bantah Bikin Spanduk JKW Bersama PKI

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 17:35 WIB

Relawan Teriak Cebong, Prabowo: Enggak Boleh, Peace-peace!

Relawan Teriak Cebong, Prabowo: Enggak Boleh, Peace-peace!

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 15:51 WIB

Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia Stadium Empat, Begini Reaksi KPK

Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia Stadium Empat, Begini Reaksi KPK

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 15:38 WIB

Kasus Penembakan Pekerja di Papua, Prabowo: Apa yang Mau Saya Jawab?

Kasus Penembakan Pekerja di Papua, Prabowo: Apa yang Mau Saya Jawab?

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 15:06 WIB

Reuni 212 Disebut Bukan Gerakan Keagamaan, Bawaslu Diminta Bertindak

Reuni 212 Disebut Bukan Gerakan Keagamaan, Bawaslu Diminta Bertindak

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 14:27 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB