Nelayan Tradisional Hilang di Laut, Keluarga Berharap Petugas Ikut Mencari

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 13 Desember 2018 | 11:05 WIB
Nelayan Tradisional Hilang di Laut, Keluarga Berharap Petugas Ikut Mencari
Aktivitas nelayan pukat tradisional Indonesia di perairan Nusantara. (Antara/Rahmad)

Suara.com - Hermansyah (41), nelayan yang hilang di perairan pesisir timur saat mencari ikan, hingga kini belum ditemukan. Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Sumatera Utara, meminta kepada Tim SAR dan Satpol Air Polres Langkat agar turun tangan melakukan pencarian nelayan tradisional yang hilang.

"Pihak keluarga nelayan itu sangat berharap aparat keamanan dan institusi terkait lainnya dapat menemukan Hermansyah," kata Wakil Ketua DPD Himpunan Nelayan seluruh Indonesia (HNSI) Sumut, Nazli di Medan, Kamis (13/12/2018).

Menurut Nazli, Hermansyah diduga jatuh ke laut dan terseret ombak yang cukup besar saat kejadian.

"Karena, saat ditemukan kapal milik Hermansyah di tengah laut, korban tidak berada di dalam kapal tersebut, dan tidak diketahui dimana berada," ujar Nazli.

Ia mengatakan, korban bisa saja terjatuh, karena tertidur atau dalam keadaan kurang sehat pergi menangkap ikan ke laut.

Kepada nelayan tradisional, Nazli meminta agar nelayan yang akan pergi melaut harus memastikan dalam kondisi sehat dan tidak memaksakan diri jika mengalami gangguan fisik.

Nazli menyebutkan, selama ini banyak nelayan kecil yang pergi ke laut, tidak memikirkan kondisi kesehatan mereka, akhirnya terjatuh dan tidak ada yang bisa menolong.

Ia berharap kasus nelayan yang jatuh saat mencari ikan tidak lagi terulang.

Sebelumnya, Hermansyah (41) nelayan tradisional yang beralamat di Lingkungan Borboran, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga hilang diperairan pesisir timur.

baca juga

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Rumah Bahari Azhar Kasim, di Pangkalan Brandan, Rabu (12/12).

Ia menyebutkan, pada hari Kamis, (6/12) Hermansyah seorang nelayan pukat layang berangkat mencari ikan ke laut.

Namun, pada hari Jumat, (7/12) salah seorang nelayan di Langkat menemukan perahu milik Hermansyah, dalam keadaan mesin hidup, tetapi korban tidak kelihatan di dalam perahu.

"Pencarian, sampai saat ini masih terus dilakukan oleh nelayan maupun pihak keluarga korban, namun belum membuahkan hasil," ujar Azhar.

Ia mengatakan, pihak keluarga korban sudah membuat pengaduan ke Satpol Air Polres Langkat, dan Bakamla TNI AL.

"Keluarga korban pasrah atas nasib Hermansyah, dan juga berharap Tim SAR Langkat, dapat menanggapi laporan kehilangan tersebut," kata Direktur Eksekutif Rumah Bahari itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cium Bau Ikan Busuk, Belasan Nelayan Jatim Pingsan, 2 Tewas

Cium Bau Ikan Busuk, Belasan Nelayan Jatim Pingsan, 2 Tewas

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 07:55 WIB

Tim SAR Mataram Hentikan Pencarian ABK Kapal KM Multi Prima 01

Tim SAR Mataram Hentikan Pencarian ABK Kapal KM Multi Prima 01

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 05:47 WIB

Kapolri akan Tindak Tegas Anggotanya yang Peras Nelayan Kecil

Kapolri akan Tindak Tegas Anggotanya yang Peras Nelayan Kecil

News | Senin, 03 Desember 2018 | 13:23 WIB

Nelayan Curhat Lagi, Sandiaga Tak Mau Ribut dengan Menteri Susi

Nelayan Curhat Lagi, Sandiaga Tak Mau Ribut dengan Menteri Susi

News | Senin, 26 November 2018 | 13:45 WIB

Pertama di Indonesia, Nelayan Dilindungi Oleh Asuransi Perikanan

Pertama di Indonesia, Nelayan Dilindungi Oleh Asuransi Perikanan

News | Rabu, 14 November 2018 | 06:20 WIB

Terkini

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:01 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×