Megawati Meninggal Dunia Bersama Keponakan, Tenggak Racun

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 14 Desember 2018 | 14:24 WIB
Megawati Meninggal Dunia Bersama Keponakan, Tenggak Racun
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Megawati, perempuan berusia 34 tahun, ditemukan tewas dengan wajah gosong di Pos Pantau Blok C.09/C.11 kebun inti PT MSP Timur, di Dusun Lais, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Selain Megawati, di tempat sama juga ditemukan mayat laki-laki bernama Iwan Ismail (35), yang juga diduga tewas karena meminum racun rumput liar.

Megawati dan Iwan Ismail belakangan diketahui masih memunyai hubungan kekeluargaan. Megawati adalah bibi, dan Iwan adalah keponakannya. Diduga, keduanya memunyai hubungan cinta terlarang.

Kapolres Sanggau Ajun Komisaris Besar Imam Riyadi, dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com, Jumat (14/12/2018), kedua mayat tersebut ditemukan warga setempat pada hari Senin (10/12) awal pekan ini.

“Ditemukan oleh warga Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kami sendiri mendapat laporan dari manajemen PT MSP Timur. Mereka diduga tewas karena minum racun. Keduanya punya hubungan kekerabatan,” kata Imam.

Ia menjelaskan, Iwan adalah warga Selatai RT10/RW6 Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir. Sedangkan Megawati adalah warga Dusun Balai Karangan I RT1/RW1 Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam.

”Kami mendapatkan laporan dari warga dan manajemen PT MSP Timur dan langsung melakukan olah TKP pada malamnya, sekitar pukul 22.00 WIB,” jelasnya.

Kedua korban juga langsung dilakukan visum et repertum, hasilnya Iwan dan Megawati tewas karena meminum  racun rumput. Hal itu cocok dengan penemuan botol air mineral berisi racun rumput sebanyak 1,5 liter.

Berdasarkan visum pula, diketahui Megawati tengah mengandung janin berusia 6 bulan. Tak ada tanda kekerasan di tubuh Megawati maupun Iwan.

”Diduga mereka menjalankan cinta terlarang. Ada surat wasiat di TKP. Kedua jenazah sudah diserahkan kepada keluarga dan telah dimakamkan terpisah, meski dalam surat wasiat mereka minta disatukan dalam liang lahad,” tuturnya.

“Mayat perempuan dimakamkan di Sanggau. Sementara yang laki-laki dimakamkan di Selatai.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cinta Terlarang, Keponakan dan Bibinya yang Hamil Bunuh Diri Bersama

Cinta Terlarang, Keponakan dan Bibinya yang Hamil Bunuh Diri Bersama

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 13:32 WIB

Nekat Jualan 10 Kg Sisik Trenggiling, Warga Kalbar Terancam 5 Tahun Penjara

Nekat Jualan 10 Kg Sisik Trenggiling, Warga Kalbar Terancam 5 Tahun Penjara

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 09:42 WIB

Gaet Wisman, Kemenpar Bikin Acara di Perbatasan Malaysia-Indonesia

Gaet Wisman, Kemenpar Bikin Acara di Perbatasan Malaysia-Indonesia

Lifestyle | Kamis, 29 November 2018 | 18:00 WIB

Tiga Anak Yatim Dicabuli Tiga Paman Kandung, hingga Tidur di WC

Tiga Anak Yatim Dicabuli Tiga Paman Kandung, hingga Tidur di WC

News | Selasa, 13 November 2018 | 19:49 WIB

Terkini

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB