Jubir BPN: Kalau Ada yang Serang Jokowi Pakai Hoaks, Tangkap Saja

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 15 Desember 2018 | 00:00 WIB
Jubir BPN: Kalau Ada yang Serang Jokowi Pakai Hoaks, Tangkap Saja
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait penembakan pekerja Trans Papua di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Suhud Alynudin menyampaikan kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk tidak membesar-besarkan hal yang tidak subtantif jelang Pilpres 2019. Hal tersebut disampaikan Suhud menyusul rencana kubu Jokowi-Maruf yang akan lebih gencar memproses hukum pelaku yang melakukan kampanye hitam.

Suhud mengungkapkan jika memang ada kampanye hitam yang menyerang Jokowi, sebaiknya langsung ditindak tanpa harus digembar-gembor terlebih dahulu. Apalagi, kata Suhud Jokowi sebagai capres petahana memiliki kekuasaan untuk mengerahkan aparat penegak hukum.

"Kalau memang betul ada yang menyerang Pak Jokowi dengan isu bohong ya tangkap saja. Pak Jokowi punya perangkat aparat lengkap untuk melakukan itu. Tidak perlu membesar-besarkan hal yang tidak substansial," kat Suhud kepada Suara.com, Jumat (14/12/2018).

Namun di satu sisi, Suhud menyampaikan jangan sampai sikap ketegasan tim Jokowi - Ma'ruf dalam memberantas kampanye hitam malah jadi membatasi masyarakat untuk hidup demokrasi. Sebagai kubu petahana, Jokowi masih harus bisa 'legowo' jika dilempari sejumlah kritik.

"Namun pemerintah juga jangan anti-kritik. Sekeras apa pun kritik yg disampaikan oleh masyarakat jangan disikapi secara negatif. Kritik di dalam demokrasi hal biasa," pungkasnya.

Untuk diketahui, TKN pasangan Jokowi-Maruf akan mulai melaporkan pelanggaran kampanye hitam. Mereka akan mendatangi kepolisian, Bwaslu sampai DKPP. Tujuan Tim Jokowi melaporkan itu semua untuk menciptakan pemilu yang kondusif.

"Kami akan penuhi pengadilan dan kepolisian, Bawaslu, sampai DKPP dengan gugatan dan laporan kami agar para penyebar hoaks, tim kampanye hitam, maupun oknum-oknum akan jera tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar KUHP, UU Pemilu, dan menjadikan Pemilu 2019 kondusif, luber, dan jurdil," kaat Juru Bicara TKN Angga Busra Lesmana di Jakarta, Kamis (13/12/2018) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jubir BPN: Maruf Tak Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi, TKN Jadi Ofensif

Jubir BPN: Maruf Tak Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi, TKN Jadi Ofensif

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 23:19 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf Amin Akan Serang Pelaku Kampanye Hitam Pilpres 2019

Tim Jokowi - Ma'ruf Amin Akan Serang Pelaku Kampanye Hitam Pilpres 2019

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 06:10 WIB

Penembakan di Papua, Jubir TKN: Masyarakat Semakin Simpatik ke Jokowi

Penembakan di Papua, Jubir TKN: Masyarakat Semakin Simpatik ke Jokowi

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 21:25 WIB

Jubir TKN: 5 Persen Masyarakat Masih Percaya Isu Jokowi PKI

Jubir TKN: 5 Persen Masyarakat Masih Percaya Isu Jokowi PKI

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 21:09 WIB

Didukung Rival Politik di Kalsel, Maruf: Itu Kabar Gembira

Didukung Rival Politik di Kalsel, Maruf: Itu Kabar Gembira

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 22:07 WIB

Terkini

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB