Museum Hasyim Asyari, Dibangun Era SBY, Diresmikan Jokowi

Agung Sandy Lesmana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 18 Desember 2018 | 18:56 WIB
Museum Hasyim Asyari, Dibangun Era SBY, Diresmikan Jokowi
Presiden Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12/2018) sore. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah menceritakan pembangunan Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy'ari yang kini diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa (18/12/2018) hari ini.

Menurutnya, pembangunan museum ini baru dilaksanakan pada 2010 saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjabat presiden. Ketika itu, dia mengusulkan agar SBY bisa memperluas area di kawasan ponpes tersebut karena membludaknya warga yang berziarah ke makam tokoh pendiri NU, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur

"Oleh karena Gus Dur adalah Presiden RI, maka saya berpikir wajar kalau pemerintah membangun tempat parkir itu. Kemudian Presiden (SBY) mengutus Pak Agung Laksono sebagai Menko Kesra untuk menangani permohonan itu yang disetujui oleh beliau," kata Gus Sholah saat memberikan sambutan di area Pondok Pesantren Tebuireng.

Setelah disetujui, pengurus melakukan dialog dengan Pemerintah Provisni Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang. Setelah itu, akhirnya Pemkab membelikan tanah sekitar lima hektar. Kemudian, lanjutnya Kementerian Pendidikan ikut berkontribusi untuk ikut menyumbang untuk memperluaas bangunan di pesantren tersebut.

Dia juga menyusulkan kepada mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono agar bisa membangu museum.

"Dalam kesempatan rapat itu, saya sampaikan pada Pak Menteri Agung Laksono, usul untuk mendirikan museum Islam Indonesia Hasyim Asy'ari," kata dia.

Menurutnya, saat itu, Agung sempat bertanya alasan Gus Sholah menyusulkan untuk mendirikan museum pendiri NU tersebut. Gus Sholah menyebutkan pengusulan museum ini agar nantinya bisa diperkenalkan kepada generasi terkait sejarah Islam masuk ke Nusantara yang dilakukan secara damai.

"Jadi kita perlu mendirikan museum kemudian memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana Islam itu datang ke Nusantara dengan cara damai tanpa dukungan militer, tanpa dukungan politik," kata dia.

"Semata-mata berdakwah dan berniaga kemudian mereka kawin-mawin dengan penduduk lokal menyampaikan Islam dengan cara yang baik, cara yang menghormati budaya, berdialog dengan budaya setempat, menggunakan medium-medium dakwah setempat seperti wayang, syair, gurindam, dan lain-lain," katanya.

baca juga

Terkait diresmikannya museum ini, Gus Sholah pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi. Adik kandung Gus Dur berharap Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy'ari dapat mempersatukan umat Islam di Indonesia.

"Mudah-mudahan museum ini dapat memberikan sumbangsih yang besar bagi kemajuan bangsa Indonesia, khususnya bagi persatuan bangsa," ujar Gus

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tersinggung Ucapan Wiranto, Demokrat Gelar Rapat Darurat

Tersinggung Ucapan Wiranto, Demokrat Gelar Rapat Darurat

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 06:31 WIB

Ungkap Perusak Atribut Demokrat dan PDIP di Riau Bisa Selamatkan Jokowi

Ungkap Perusak Atribut Demokrat dan PDIP di Riau Bisa Selamatkan Jokowi

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 06:10 WIB

Prabowo: Kalau Demokrat Disakiti, Kita Merasa Disakiti Juga

Prabowo: Kalau Demokrat Disakiti, Kita Merasa Disakiti Juga

News | Senin, 17 Desember 2018 | 14:57 WIB

Fakta Baru Perusakan Atribut Demokrat, Ferdinand: Ada Sedan Merah

Fakta Baru Perusakan Atribut Demokrat, Ferdinand: Ada Sedan Merah

News | Senin, 17 Desember 2018 | 08:21 WIB

SBY:  It's Not My Competition, Tapi Kenapa Saya Dibeginikan?

SBY: It's Not My Competition, Tapi Kenapa Saya Dibeginikan?

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 01:05 WIB

Terkini

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

×