11 Tsunami Selat Sunda: Pisahkan Sumatera-Jawa dan Air Mendidih di Jakarta

Reza Gunadha

Senin, 24 Desember 2018 | 19:21 WIB
11 Tsunami Selat Sunda: Pisahkan Sumatera-Jawa dan Air Mendidih di Jakarta
Foto udara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/HO-Susi Air]

Suara.com - Bencana tsunami di Selat Sunda, Sabtu (22/12) akhir pekan lalu, telah memorakporandakan sebagian pesisir wilayah Banten dan Lampung. Sampai Senin (24/12/2018) pukul 07.00 WIB, tsunami telah menewaskan 281 orang.

Tsunami yang terjadi di perairan Selat Sunda yang menjadi jalur utama menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera itu bukan kali pertama terjadi.

Dalam Jurnal Geologi Indonesia Volume III 4 Desember 2008 berjudul "Tsunamigenik di Selat Sunda: Kajian Terhadap Katalog Tsunami Soloviev" yang ditulis oleh Yudhicara dan K Budiono, telah terjadi 11 kali tsunami di kawasan tersebut.

Kesebelas tsunami itu terjadi sejak tahun 416 hingga 1958, dan disebabkan sejumlah faktor, baik pergeseran lempeng maupun aktivitas Gunung Api yag menjadi cikal bakal Gunung Krakatau .

”Tsunami yang terjadi akibat erupsi gunung api bawah laut Krakatau terjadi pada tahun 416, 1883, dan 1928. Kemudian dari faktor gempa bumi terjadi 1722, 1852, dan 1958,” tulis Yudhicara dan Budiono dalam artikel ilmiah tersebut.

Penyebab lainnya seperti diduga akibat kegagalan lahan berupa longsoran, baik di kawasan pantai maupun di dasar laut terjadi pada tahun 1851, 1883, dan 1889.

Sementara yang terbaru pada Sabtu (22/12) akhir pekan lalu, gelombang tinggi yang diklaim sebagai tsunami masih dicari penyebabnya. Dugaan awal, gelombang tinggi tersebut berasal dari longsoran tubuh Gunung Anak Krakatau .

Sepanjang sejarah letusan, busur gunung api bawah laut Krakatau telah mengalami empat tahap pembangunan dan tiga tahap penghancuran.

Kondisi geologi dasar laut Selat Sunda tergolong labil, hal ini disebabkan oleh perkembangan struktur geologi aktif yang membentuk terban. Terban ini berpotensi menimbulkan longsor akibat gempa bumi.

baca juga

Jejak sejarah letusan hingga menyebabkan tsunami terjadi pada tahun 1883. Letusan Gunung Krakatau itu menarik perhatian dunia, karena material yang dikeluarkan menyebabkan tsunami di Sumatera baguan selatan dan Jawa Barat bagian barat.

"Sedikitnya 36.000 jiwa meninggal dunia akibat letusan dan gelombang tsunami," tulis jurnal tersebut.

Sedangkan dalam “A Catalogue of Tsunamis on the Western Shore of the Pacific Ocean” (Moskow; 1974) yang ditulis oleh Soloviev dan Go (1974), merekam beberapa catatan kejadian tsunami di Selat Sunda.

Tahun 416

Paling mula tsunami terjadi tahun 416, dan tercatat dalam ”Book of Kings” (Pustaka Radja). Dalam kitab itu tercatat ada beberapa kali erupsi Gunung Kapi yang menyebabkan naiknya gelombang laut, dan menggenangi daratan sehingga memisahkan Pulau Sumatera dan Jawa. Gunung Kapi adalah cikal bakal Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau yang ada hingga kekinian.

Oktober 1722

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Drumer Seventeen Akan Dimakamkan di Yogyakarta, Besok

Drumer Seventeen Akan Dimakamkan di Yogyakarta, Besok

Entertainment | Senin, 24 Desember 2018 | 18:39 WIB

Kisah Pasangan Kekasih yang Nikah di Tengah Amukan Tsunami

Kisah Pasangan Kekasih yang Nikah di Tengah Amukan Tsunami

News | Senin, 24 Desember 2018 | 18:38 WIB

Polri: Beberapa Daerah Terdampak Tsunami di Banten Masih Terisolir

Polri: Beberapa Daerah Terdampak Tsunami di Banten Masih Terisolir

News | Senin, 24 Desember 2018 | 18:33 WIB

Doakan Indonesia Tak Lagi Dilanda Bencana, Ma'ruf: Semoga Allah Jaga Bangsa

Doakan Indonesia Tak Lagi Dilanda Bencana, Ma'ruf: Semoga Allah Jaga Bangsa

News | Senin, 24 Desember 2018 | 18:24 WIB

Terkini

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

×