Takut Tsunami, Nelayan Muara Angke Lebih Pilih Pulang Kampung

Iwan Supriyatna, Muhammad Yasir

Kamis, 27 Desember 2018 | 11:43 WIB
Takut Tsunami, Nelayan Muara Angke Lebih Pilih Pulang Kampung
Nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara mengaku masih khawatir untuk melaut pasca tsunami. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara mengaku masih khawatir untuk melaut pasca tsunami di Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam.

Terlebih, saat ini tengah berlangsung angin muson barat dan gelombang tinggi membuat sebagian nelayan memilih untuk bersandar.

Saiful (34) nelayan asal Indramayu mengaku sudah tiga hari ini tidak menebar jala. Selain khawatir pasca terjadinya tsunami di Selat Sunda, dia juga mengatakan terlalu beresiko jika memaksa melaut dalam keadaan angin kencang dan gelombang tinggi.

"Khawatir mah pasti apalagi saya waktu kejadian (tsunami Selat Sunda) juga kan lagi di tengah laut. Lagian juga ini kan musim angin barat gelombangnya memang tinggi, resikonya besar kalau maksa ke tengah laut," tutur Saiful saat di temui di Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (27/12/2018).

Saiful mengungkapkan, ketika kejadian tsunami di Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam, dirinya juga kebetulan sedang berada di tengah laut sekitar perairan Lampung Timur. Menurutnya, cuaca ketika itu memang cukup ekstrim.

Dengan kondisi gelombang tinggi dan arus yang kencang, Saiful memgatakan hasil tangkapan juga tidak akan maksimal. Justru, kata Saiful jika tetap memaksakan untuk pergi melaut malah akan menimbulkan kerugian saja.

"Kemarin saja kita enggak dapat tangkapan sama sekali. Malah kalau kita mau maksa ke tengah lagi itu malah rugi solar sama sembako bekal kita. Sedangkan tangkapan ikan boro-boro ada," ungkapnya.

Saiful mengatakan sebagian dari anak buah kapal (ABK) juga tengah kembali ke kampung halaman masing-masing sambil menunggu cuaca membaik.

Selain itu, sebagain dari kapal-kapal para nelayan di Muara Angke lebih memilih bersandar daripada memaksa untuk melaut dalam kondisi cuaca buruk seperti ini.

"ABK juga ada yang pulang dulu ini. Lagian juga lihat aja tuh, kapal-kapal juga banyak yang bersandar enggak ada yang mau ngambil resiko ke tengah," pungkasnya.

Pantuan Suara.com di Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara pada Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 09.00 WIB, ada sekitar ratusan kapan nelayan yang bersandar. Sebagian dari mereka mengaku tidak berani untuk melaut lantaran cuaca buruk.

Sambil menunggu, cuaca baik sebagian dari ABK kapal lebih memilih untuk memperbaiki kapal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara Kencang Gemuruh Gunung Anak Krakatau, Warga Takut Tsunami Susulan

Suara Kencang Gemuruh Gunung Anak Krakatau, Warga Takut Tsunami Susulan

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 11:41 WIB

Polisi Selidiki RSUD Serang Palak Keluarga Korban Tsunami saat Urus Jenazah

Polisi Selidiki RSUD Serang Palak Keluarga Korban Tsunami saat Urus Jenazah

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 11:32 WIB

Kesaksian Nahkoda : Sebelum Tsunami, Ribuan Hewan Tebing Terbang ke Kapal

Kesaksian Nahkoda : Sebelum Tsunami, Ribuan Hewan Tebing Terbang ke Kapal

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 11:20 WIB

Terkini

Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia

Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×