Fahri Hamzah Kecewa Maruf Amin Pilih Jokowi karena Tak Pernah Culik Orang

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 31 Desember 2018 | 10:44 WIB
Fahri Hamzah Kecewa Maruf Amin Pilih Jokowi karena Tak Pernah Culik Orang
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengkritisi ucapan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin saat ditanya alasan kesediaannya menjadi Cawapres mendampingi Capres nomor urut 01 Jokowi. Alasan Maruf Amin ialah karena Jokowi tidak pernah menculik hingga membunuh orang.

Ucapan Maruf Amin itu malah membuat Fahri Hamzah kecewa. Pasalnya, ucapannya Maruf Amin tersebut di luar ekspektasi Fahri Hamzah yang melihat posisi Maruf Amin sebagai kiai.

Menjadi salah satu kandidat Pilpres 2019 dengan berlatar belakang ulama, Fahri Hamzah mengharapkan sosok Maruf Amin bisa mengubah narasi keislaman di Indonesia menjadi lebih baik.

Namun Fahri Hamzah menilai kalau sosok Maruf Amin malah dijadikan sebagai senjata bagi petahana untuk menyerang kubu lawan yakni Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Tadinya saya kira pak kyai akan ditugaskan untuk memperbaiki narasi Islam yang kacau di bawah petahana..ternyata dipakai untuk menyerang pribadi lawan.... #PengamatPilpres2019," tulis Fahri Hamzah dalam akun Twitter pribadinya @fahrihamzah pada Minggu (30/12/2018).

Yang dimaksud Fahri Hamzah kalau Maruf Amin menyerang kubu lawan ialah karena diksi menculik hingga membunuh. Sebagai informasi, Prabowo sempat menjadi perbincangan hangat terkait dengan isu pelanggaran HAM yang dilakukan Prabowo pada 1998 lalu. Prabowo dituduh menculik aktivis saat masih aktif menjadi Panglima Kostrad.

Untuk diketahui, Maruf Amin mengungkap salah satu alasan dirinya mau menjadi Calon Wakil Presiden nomor urut 1 mendampingi Jokowi, alasannya adalah Jokowi selama menjadi presiden tak pernah menculik, menghina, ataupun membunuh orang.

Hal ini dikatakan Maruf Amin dalam acara doa bersama untuk korban bencana tsunami Selat Sunda, di Pondok Pesantren Malnu, Menes, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12/2018).

"Mana ada beliau (Jokowi) menculik orang, menganiaya orang, enggak pernah membunuh orang, enggak pernah," ujar Maruf Amin.

Menurutnya, Jokowi selama menjadi Presiden ke-7 RI selalu menerapkan kebijakan-kebijakan yang positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Serangan Mematikan, Fahri Hamzah Minta Jokowi Tak Lawan Prabowo

Punya Serangan Mematikan, Fahri Hamzah Minta Jokowi Tak Lawan Prabowo

News | Senin, 31 Desember 2018 | 10:34 WIB

Fahri Ungkit Peran Prabowo Bawa Jokowi ke Jakarta: Hati-hati Bongkar Cerita

Fahri Ungkit Peran Prabowo Bawa Jokowi ke Jakarta: Hati-hati Bongkar Cerita

News | Senin, 31 Desember 2018 | 10:23 WIB

Ceramah Akhir Tahun Prabowo : Darah Kita Sudah Mengalir Terlalu Banyak

Ceramah Akhir Tahun Prabowo : Darah Kita Sudah Mengalir Terlalu Banyak

News | Senin, 31 Desember 2018 | 10:20 WIB

Terkini

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB