Takut Pemukiman Jadi Angker, Warga Desak Makam Ki Among Putro Dibongkar

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 02 Januari 2019 | 18:31 WIB
Takut Pemukiman Jadi Angker, Warga Desak Makam Ki Among Putro Dibongkar
Warga desak Makam Painah Ki Among Putro dibongkar. (Beritajatim.com)

Suara.com - Pemakaman jasad Painah Ki Among Putro yang disebut-sebut tokoh aliran kepercayaan di Kediri, Jawa Timur mendapatkan penolakan dari warga. Alasan warga meminta makam itu dibongkar karena khawatir akan menjadi angker karena lokasi pemakaman lelaki itu tempat berada di tengah pemukiman warga di Dusun Jegles, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Seperti dikutip Beritajatim.com, Kepala Dusun Jegles Komari menjelaskan, Painah Ki Among Putro meninggal dunia pada Kamis (27/12/2018) lalu. Pemakaman tokoh aliran kepercayaan itu dilakukan di belakang rumahnya setelah pihak ahli waris dan para pengikutnya mendapatka persetujuan dari warga sekitar.

Setelah itu, keesokan harinya, Jumat (28/12/2018) pihak ahli waris mengubur jenazah almarhum di belakang rumahnya. Mereka beralasan agar ahli waris bersama pengikutnya bisa berziarah setiap saat dan dapat menggelar doa-doa sesuai keyakinan mereka dengan rutin.

Namun, setelah jenazah dimakamkan terjadi penolakan dari warga Desa Jegles. Bahkan, aksi protes dilakukan oleh puluhan masyarakat hingga ke tingkat Kecamatan Tarokan. Mereka beralasan khawatir tempat tersebut menjadi angker. Sehingga, masayrakat meminta supaya makam dibongkar, lalu jenazah dikuburkan ke TPU.

"Kehendak masyarakat supaya makam dibongkar, karena pertama alasan mereka takut menjadi angker," kata Komari usai pertemuan dengan masyarakat di Balai Desa Tarokan, Rabu (2/1/2018).

Komari mengakui, apabila ahli waris telah memberitahukan rencana pemakaman almarhum di pekarangan rumahnya yakni di belakang rumah. Pihak ahli waris juga telah mendapatkan persetujuan dari sejumlah tetangga kanan dan kiri.

Menurutnya, sepanjang pemakaman di tempat pribadi tersebut tidak menimbulkan gejolak, maka tidak menjadi persoalan.

Dia menyampaikan, salah satu alternatif, yakni pihaknya menyarankan agar pemakaman dipasang pagar tinggi sehingga tidak kelihatan dari luar. Pemasangan pagar itu juga agar makam tak terkesan angker. Alternatif solusi tersebut supaya kedua belah pihak yakni ahli waris yang mempertahankan lokasi pemakaman dan masyarakat yang menolaknya bisa sepaham.

"Pihak desa sebenarnya menyarankan asal bangunan dipagar tinggi, sekitar 2 meter. Sehingga tidak kelihatan dari luar, dan tidak kelihatan angker. Tetapi untuk mencapai mufakad memang harus dirapatkan bersama. Namun, semuanya menunggu keputusan dari pak Kades yang hari ini tidak dapat hadir karena ada agenda ke DPMPD Kabupaten Kediri," ungkap Komari.

baca juga

Sembari menunggu proses penyelesaian persoalan tersebut, Komari menghimbau agar seluruh masyarakat sekitar bisa menjaga kondusifitas lingkungan, tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis yang melanggar hukum. "Kami minta semuanya tetap tenang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petugas Kebersihan Temukan Granat Aktif Saat Bersihkan Lumpur Sungai

Petugas Kebersihan Temukan Granat Aktif Saat Bersihkan Lumpur Sungai

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:52 WIB

TNI Sita Buku Komunisme dan Bung Karno, Politikus PDIP: Jangan Lebai

TNI Sita Buku Komunisme dan Bung Karno, Politikus PDIP: Jangan Lebai

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 18:50 WIB

TNI Sita Buku-buku Komunis, Dua Buku Bung Karno Juga Diangkut

TNI Sita Buku-buku Komunis, Dua Buku Bung Karno Juga Diangkut

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 14:29 WIB

Kenakan Sarung Hijau, Sandiaga Kunjungi Pengurus Pesantren di Kediri

Kenakan Sarung Hijau, Sandiaga Kunjungi Pengurus Pesantren di Kediri

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 00:00 WIB

Dengar Curhat, Sandiaga Terenyuh Terus Peluk Maruf

Dengar Curhat, Sandiaga Terenyuh Terus Peluk Maruf

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 23:30 WIB

Terkini

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Kejutkan Penggemar, tvN Angkat Suara Atas Isu Perilisan Signal 2 Tahun Ini

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

5 Rekomendasi Sampo untuk Rambut Kering dan Mengembang agar Lembut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Bikin Deg-degan! Jisoo Terjerat Pesona Cinta Mematikan di Lagu Addicted

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×