Cegah Kecelakaan Maut, Truk Sumbu Ganda Dilarang Lewat Flyover Kretek

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 02 Januari 2019 | 19:47 WIB
Cegah Kecelakaan Maut, Truk Sumbu Ganda Dilarang Lewat Flyover Kretek
flyover Kretek Paguyangan Brebes. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah melarang truk sumbu ganda melintas di flyover Kretek Paguyangan Brebes. Kebijakan ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan maut yang sering terjadi di kawasan itu.

Dua Kecelakan terjadi pada Mei 2018 saat menjelang berbuka puasa, dan pada Desember 2018 kemarin, ditempat yang sama di Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.

"Selama 2018 ada dua Kecelakaan besar yang berawal dari Flyover Kretek, ada 22 Koban jiwa dengan penyebab truk angkutan berat yang rem blong," kata Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono, Rabu (2/1/2019).

Di ketahui jika mulai dari Flyover Kretek Paguyangan sampai masuk Kota Bumiayu kondisi jalan lurus curam menurun sehingga berbahaya bagi truk muatan besar dan sumbu ganda jika terjadi rem blong.

Pelarangan tersebut menurut Condro atas kesepakatan bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Brebes, dan Banyumas, serta warga Bumiayu dan Paguyangan.

"Truk di bawah tonase 8 ton boleh lewat jalur Paguyangan namun lewat jalan bawah flyover, jalan lama persimpangan dengan rel kereta api," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Satrio Hidayat menyatakan, keputusan larangan tersebut melalui rakor Kementerian Perhubungan pada 14 Desember 2018 lalu di Jakarta.

"Desember kemarin sudah kita pasang spanduk peringatan tentang penutupan kendaraan angkutan barang lebih dari 2 sumbu dan berat atau muatan lebih dari 8 ton dilarang melintasi flyover Kretek dari Ajibarang ke Tegal termasuk memasang rambu larangan di ujung ruas jalan Ajibarang," kata Satrio usai dikonfirmasi, Rabu (2/1/2019).

Karenanya, beberapa pengerjaan tengah dia kebut seperti pemasangan rambu larangan menuju flyover, pemasangan CCTV, dan membuka jembatan timbang Ajibarang 24 jam.

"Jangka panjangnya pelaksanan pelebaran jalan bawah flyover, termasuk mengurus izin kembali membuka perlintasan sebidang dengan Kereta Api," ujarnya.

Infrastruktur keselamatan lainnya yang tengah dikebut termasuk membuat celukan untuk pemberhentian angkutan umum di sekitar zona sekolah yang ada di jalan Paguyangan-Bumiayu.

"Termasuk pembangunan jalur escape ramp 250 meter dari ujung flyover Kretek oleh Kementerian PUPR, perbaikan desain horizontal jalan dan penerangan jalan disekitar persimpangan Jalan Lingkar Selatan Jawa Tengah," tukasnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bonceng Gadis 17 Tahun, Anto Tewas di Malam Tahun Baru

Bonceng Gadis 17 Tahun, Anto Tewas di Malam Tahun Baru

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 08:22 WIB

Mobil Masuk Jurang di Puncak, Satu Orang Tewas

Mobil Masuk Jurang di Puncak, Satu Orang Tewas

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 12:26 WIB

Geger Suara Misterius di Langit Pantura, Dengar Rekamannya Ini

Geger Suara Misterius di Langit Pantura, Dengar Rekamannya Ini

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 16:05 WIB

Suara Misterius di Langit Gegerkan Warga Kawasan Pantura

Suara Misterius di Langit Gegerkan Warga Kawasan Pantura

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 15:19 WIB

Mobil Pejabat Jambi Tenggelam Terseret Banjir, 3 Orang Tewas

Mobil Pejabat Jambi Tenggelam Terseret Banjir, 3 Orang Tewas

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 11:01 WIB

Terkini

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB