Cerita Cuci Darah di RSCM, Kubu Jokowi: Pernyataan Prabowo Menakuti Rakyat

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 02 Januari 2019 | 21:59 WIB
Cerita Cuci Darah di RSCM, Kubu Jokowi: Pernyataan Prabowo Menakuti Rakyat
Prabowo Subianto menghadiri acara silaturahmi dengan masyarakat dan pelaku usaha keturunan Tionghoa Jawa Timur di Hotel Empire Palace, Surabaya, Sabtu (22/12/2018). [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai Calon Presiden Prabowo Subianto menakut-nakuti rakyat dengan pernyataaanya yang menyebut satu selang cuci darah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pernah digunakan oleh 40 orang.

Pasalnya kata Karding, RSCM sudah membantah pernyataan yang disampaikan Prabowo.

"Seperti di pak Prabowo yang kemarin misalnya nyatakan menakut-nakuti rakyat dan pengguna Rumah Sakit dan BPJS bahwa selang dipakai berulang-ulang kali itu berbahaya. Sementara sudah dijawab oleh Rumah Sakit (RSCM) dengan jelas dan dibantah," ujar Karding di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2019).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu pun meminta kepada pasangan Prabowo -Sandiaga Uno agar tidak menakut-nakuti rakyat dan membuat resah dengan pernyataanya. Sebab, menurutnya cara itu bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap RSCM.

"Oleh karena itu tolonglah jangan menakut-nakuti masyarakat, jangan bikin resah maayarakat, karena yang kita serang ini omongan pemimpin, kalau pemimpinnya kebetulan didengar orang, RS dan institusi kesehatan bisa distrust (tidak percaya), kalau distrust kasian, rakyat kasihan, RS kasihan, pelayanan publik tak jalan," ucap dia.

Dia pun menyebutkan jika tindakan Prabowo sudah membuat masyarakat menjadi resah. Seharusnya, Prabowo sebagai calon pemimpin negara tak gampang mengumbar keonaran kepada masyarakat.

"Jadi saya betul-betul menyayangkan statement pak Prabowo, itu menakut-nakuti dan bikin resah," kata dia.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menceritakan bahwa dirinya mendapatkan laporan soal alat kesehatan yang digunakan di RSCM, Jakarta. Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut kalau satu selang alat cuci darah pernah digunakan oleh 40 orang.

Cerita itu disampaikan oleh Prabowo pada Ceramah Akhir Tahun di kediamannnya, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018).

"Saya dapat laporan di RSCM ada alat pencuci ginjal dan seharusnya hal itu punya saluran-saluran dari plastik, dari karet, dan tentunya dipakai satu orang satu kali. Saya dengar ada yang melaporkan kepada saya di RSCM hari ini dipakai 40 orang," ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangkis Komentar Budiman Sudjatmiko, BPN: Prabowo Beberkan Realitas

Tangkis Komentar Budiman Sudjatmiko, BPN: Prabowo Beberkan Realitas

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 17:35 WIB

Bantah Prabowo Selang Cuci Darah Dipakai 40 Orang, Ini Penjelasan RSCM

Bantah Prabowo Selang Cuci Darah Dipakai 40 Orang, Ini Penjelasan RSCM

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 16:50 WIB

Kubu Prabowo: Budiman Sudjatmiko Kebanyakan Baca Buku Berbau Kiri

Kubu Prabowo: Budiman Sudjatmiko Kebanyakan Baca Buku Berbau Kiri

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 16:01 WIB

Jelang Debat Pilpres Perdana, SBY Akan Kumpulkan Tim Prabowo - Sandiaga

Jelang Debat Pilpres Perdana, SBY Akan Kumpulkan Tim Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:08 WIB

Sambut Tahun 2019, SBY Ingatkan Prabowo dan Jokowi Tak Kelewat Batas

Sambut Tahun 2019, SBY Ingatkan Prabowo dan Jokowi Tak Kelewat Batas

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB