Tolak Usulan DTKJ Motor Kena Ganjil Genap, Anies: Cukup Mobil Saja

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 03 Januari 2019 | 15:35 WIB
Tolak Usulan DTKJ Motor Kena Ganjil Genap, Anies: Cukup Mobil Saja
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperpanjang waktu pelaksanaan sistem pembatasan kendaraaan pribadi ganjil-genap hingga Asian Para Games 6-13 Oktober 2018. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menolak usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) untuk memasukkan kendaraan sepeda motor ke dalam sistem ganjil genap. Menurutnya, kebijakan itu tidak tepat.

Anies mengatakan, sistem ganjil genap hanya diperuntukkan untuk mobil pribadi. Menurutnya, pembatasan sepeda motor bukan solusi untuk mengurangi kemacetan yang ada di Ibu Kota.

"Tidak, solusinya bukan di pembatasan motor kok, solusinya itu pada lebih banyak naik kendaraan umum," kata Anies saat ditemui di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (3/1/2019).

Anies menjelaskan, kebijakan sistem ganjil genap merupakan solusi untuk memindahkan pengendara mobil pribadi ke transportasi massal. Hal ini diyakini Anies dapat mengurangi kemacetan di Jakarta.

Oleh karena itu, Anies menegaskan untuk tidak memasukkan sepeda motor dalam kebijakan sistem ganjil genap. Ia tetap konsisten untuk mengatur mobil saja.

"Ini adalah solusi. Jadi solusi antara cukup sampai mobil saja," ungkap Anies.

Sebelumnya, Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) dari unsur LSM Transportasi Tori Damantoro meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) memasukkan kendaraan sepeda motor ke dalam program ganjil genap. Sebab, jumlah kendaraan sepeda motor saat ini sudah banyak sehingga harus dibatasi.

"Ganjil genap itu kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan privadi agar beralih ke angkutan umum. Jadi seyogyanya berlaku untuk semua jenis kendaraan bermotor," kata Damantoro, Jumat (28/12/2018) lalu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Minta Fit & Proper Test Wagub DKI Rampung Januari 2019

Anies Minta Fit & Proper Test Wagub DKI Rampung Januari 2019

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 13:55 WIB

Soal Pengaturan Larangan Plastik, Anies Bakal Tegur Dinas Lingkungan Hidup

Soal Pengaturan Larangan Plastik, Anies Bakal Tegur Dinas Lingkungan Hidup

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 13:43 WIB

Kali Item Berbusa, Anies Bakal Atur Usaha Laundry dan Cucian Mobil

Kali Item Berbusa, Anies Bakal Atur Usaha Laundry dan Cucian Mobil

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 12:35 WIB

Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?

Kesaksian Warga: Zaman Ahok Kali Item Bersih Bisa Dipakai Renang, Sekarang?

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:06 WIB

Alasan Anies Tak Kunjung Teken Pergub Larangan Penggunaan Plastik

Alasan Anies Tak Kunjung Teken Pergub Larangan Penggunaan Plastik

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 09:11 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×