Array

Nyekar Ke Makam Pahlawan, MKGR Ajak Warga Perangi Hoaks

Sabtu, 05 Januari 2019 | 11:11 WIB
Nyekar Ke Makam Pahlawan, MKGR Ajak Warga Perangi Hoaks
MKGR nyekar di TMP Kalibata Jakarta Selatan, Sabtu (5/1/2019). (Suara.com/Arga)

Suara.com - Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) berziarah atau nyekar ke makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (5/1/2019).

Ziarah tersebut merupakan rangkaian acara yang telah digelar sejak Bulan Desember 2018 dimulai dari beberapa wilayah di Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan dan Jawa Barat.

Dalam agenda tersebut, dua makam pahlawan Indonesia diziarahi, yakni makam Jenderal TNI (Purn) Abdul Haris Nasution dan makam pendiri MKGR Mayjen TNI (Purn) R.H Sugandhi.

Acara diawali dengan upacara di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Dilanjut doa dan tabur bunga di makam dua pahlawan tersebut.

"Tujuannya, kami dari ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong yang didirikan tahun 1960, datang ke sini untuk berziarah di taman makam pahlawan ini khususnya kepada R.H. Sugandhi sebagai pendiri MKGR. Dan kita tahu persis bahwa MKGR merupakan salah satu pilar pengawal Pancasila pada saat itu dan juga mempertahankan negara Republik Indonesia sampai saat ini," ujar Ketua Umum MKGR, Roem Kono di TMP Kalibata.

Roem Kono mengatakan, selain berziarah, pihaknya juga ingin mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah membangun negeri ini. Selain itu, Roem mengajak pada segenap masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

"Seperti kita ketahui, terjadinya fitnah memfitnah dengan hoaks yang begitu kejam, yang masih banyak mayoritas masyarakat kita yang belum mengerti masalah informasi sehingga itu bisa mengakibatkan kehancuran bagi negara kita, oleh karena itu saya mendukung penuh bagi yang pihak berwajib untuk terus mengikis habis yang bisa menghancurkan negara kita," tutur Roem.

"Kami berharap dalam pemilihan nanti, Pileg dan Pilpres berlangsung aman dan damai. Kita berharap ormas MKGR adalah organisasi yang mempunyai andil, mengawal bangsa ini, mengutuk keras pada suatu kompetisi yang tidak sehat, yang sudah bergeser dari nilai-nilai Pancasila untuk menghancurkan bangsa dan dan negara kita itu harus dihindari," tambahnya.

Baca Juga: Bos Persija Ungkap Alasan Teco Hengkang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI