Menteri Tjahjo: Cuitan Andi Arief Jelas Mendelegitimasi KPU

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 08 Januari 2019 | 20:54 WIB
Menteri Tjahjo: Cuitan Andi Arief Jelas Mendelegitimasi KPU
Mendagri Tjahjo Kumolo saat mendatangi gedung KPK, Jumat (9/11/2018) pagi. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menganggap sejauh ini peran Komisi Pemilihan Umum masih kredibel lantaran masih berpatokan kepada undang-undang dan Peraturan KPU (PKPU). Hal itu disampaikan Hasto menyusul kasus hoaks 7 kontainer berisi surat suara di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Saya yakin KPU per hari ini tidak ada yang menyimpang satu titik koma pun dari undang-undang yang dijabarkan lewat undang-undang, PKPU," ujar Tjahjo usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).

Terungkapnya kasus hoaks itu, Tjahjo pun meminta masyarakat tak gampang terpancing isu yang sengaja untuk menjatuhkan pemerintah dan KPU. Isu yang dimaksud Tjahjo terkait kicauan yang disebarkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief di akun Twitternya terkait soal tujuh kontainer yang disebut berisikan surat suara yang tercoblos.

"Yang penting kita jangan mencurigai apalagi mendramatisir, apalagi membuat hal-hal seperti kemarin. Nyetak kartu saja belum, kok belum-belum sudah tujuh kontainer. Saya kira itu jelas mau mendelegitimasi KPU," kata dia.

Politisi senior PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa sudah ada kesepakatan dengan KPU jika menemukan berita-berita yang bersifat ujaran kebencian, fitnah, berita hoaks, untuk melaporkan kepada kepolisian.

"Ya, kalau memang ada pertanyaan, ada keraguan, ya, langsung saja datang, lewat tim suksesnya atau partainya. Jangan mengarang-ngarang, membuat berita yang itu justru merusak," tuturnya.

Tjahjo juga yakin kader partai, partai, hingga timses, tidak memilki keinginan untuk mencederai legitimasi KPU. Namun, kata Tjahjo, jika ada yang coba mencederai pemerintah dan KPU, itu sama seperti penjahat politik.

"Saya yakin kader partai, partai yang ikut pemilu, tim sukses dan capres, tidak ada keinginan untuk merusak legitimasi KPU sebagai penyelenggara. Kalau ada, berarti itu adalah penjahat politik. Siapa pun orangnya," ucap dia.

Tjahjo mengatakan, pemilu dan Pilpres diselenggarakan KPU dan Bawaslu, sementara fungi pengawasan berada di DPR dan DKPP. Karena itu, ia meminta pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dan tim sukses untuk mempercayakan kepada KPU.

"Sebenarnya yang punya gawe, punya kerja, kan partai politik. Kecuali DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang independen, tetapi penyelenggaraannya sesuai undang-undang diserahkan kepada KPU dan Bawaslu, fungsi kontrolnya ada di DPR, dan oleh DKPP, itu kuasa penuhnya di situ. Harusnya partai politik, termasuk capres-cawapres, tim suksesnya ya harus percaya penuh pada KPU. Jangan apa yang disepakati di rapat beda (dengan) apa yang disampaikan di luar," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Minta Jokowi-Maruf Tak Bawa Kertas Contekan Saat Debat

Kubu Prabowo Minta Jokowi-Maruf Tak Bawa Kertas Contekan Saat Debat

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 20:05 WIB

Jubir TKN: Kami Risih Dibilang Takut Paparkan Visi Misi

Jubir TKN: Kami Risih Dibilang Takut Paparkan Visi Misi

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 19:31 WIB

Soal Hoaks Surat Suara, Moeldoko: Dalangnya Saya Sudah Tahu

Soal Hoaks Surat Suara, Moeldoko: Dalangnya Saya Sudah Tahu

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 18:42 WIB

KPU Akui Terinspirasi Viral Meme Pasangan Fiktif Nurhadi-Aldo

KPU Akui Terinspirasi Viral Meme Pasangan Fiktif Nurhadi-Aldo

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 17:50 WIB

Plin-plan Soal Regulasi, KPU Dikritik Eks Komisioner

Plin-plan Soal Regulasi, KPU Dikritik Eks Komisioner

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 16:52 WIB

Terkini

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

×