Dalami Kasus Pungli Korban Tsunami, Polisi Geledah RSDP Serang

Bangun Santoso

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:21 WIB
Dalami Kasus Pungli Korban Tsunami, Polisi Geledah RSDP Serang
Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi. (Bantenhits.com)

Suara.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Banten menggeledah Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara atau RSDP terkait dugaan pungli korban tsunami, Rabu (9/1/2019).

Dalam pengeledahan yang dilakukan selama tiga jam lebih itu, petugas menyita sejumlah berkas terkait kasus dugaan pungli kepada keluarga korban tsunami.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi mengatakan, pengeledahan berdasarkan surat dari Pengadilan Negeri (PN) Serang, terkait pencarian kelengkapan alat bukti pendukung.

Diketahui, saat ini Polda Banten telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial F, dan dua karyawan dari sebuah perusahaan swasta berinisal I dan B. Ketiga tersangka itu terkait kasus dugaan pungutan liar pengurusan jenazah korban tsunami Selat Sunda di RSDP Serang.

"Pengeledahan di RSDP ini untuk mencari kelengkapan alat bukti pendukung terhadap proses pemeriksaan yang sedang dilakukan kepada tiga tersangka," ujar Edy seperti dikutip dari Bantenhits.com --jaringan Suara.com.

"Yang jelas, berkas pendukung terkait dengan penetapan tersangka sebelumnya kaitannya masalah administrasi pembayaran, apakah terkait dengan pelayanan kesehatan yang dilakukan sebelumnya terkait ambulans," sambungnya.

Selama tiga jam di RSDP, penyidik Polda Banten melakukan pemeriksaan tiga ruangan seperti ruangan farmasi, ruangan forensik dan loket administrasi.

"Dan hasilnya tentunya saya tidak bisa share di sini, karena akan ditindaklanjuti dulu. Akan kita sampaikan nanti hasilnya oleh penyidik, sehingga akan kita sampaikan hasilnya setelah dilakukan proses pendalaman," kata Edy.

Edy juga tidak menampik bahwa penyidik Polda Banten akan memanggil pihak ketiga yaitu dari unsur KSO (Kerja Sama Operasional) jika hal ini sangat diperlukan untuk pendalaman.

baca juga

"Kita lihat nanti perkembangan. Saat ini fokus pelengkapan alat bukti yang dilakukan terhadap (tiga) tersangka. Apabila nanti dibutuhkan, tentu penyidik akan lakukan langkah-langkah pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

"Kalau pimpinan RSDP sudah dimintai keterangan, tentunya ini untuk menguatkan apa yang terjadi, apa yang dialami dan apa yang diketahui," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemimpin Pesantren Lebak Tiap Sekali Sepekan Cabuli Santriwati

Pemimpin Pesantren Lebak Tiap Sekali Sepekan Cabuli Santriwati

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 14:36 WIB

Aplikasi Netzme Galang Donasi untuk Korban Tsunami Banten dan Lampung

Aplikasi Netzme Galang Donasi untuk Korban Tsunami Banten dan Lampung

Press Release | Rabu, 09 Januari 2019 | 11:31 WIB

Turap Jebol, Air Bercampur Lumpur Genangi Puskesmas Cihara

Turap Jebol, Air Bercampur Lumpur Genangi Puskesmas Cihara

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 10:29 WIB

Santri Bagikan 500 Porsi Soto Lamongan untuk Relawan Bencana di Banten

Santri Bagikan 500 Porsi Soto Lamongan untuk Relawan Bencana di Banten

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 09:03 WIB

Green Edelweiss Foundation Beri Bantuan Korban Tsunami di Kalianda

Green Edelweiss Foundation Beri Bantuan Korban Tsunami di Kalianda

Press Release | Senin, 07 Januari 2019 | 18:56 WIB

Terkini

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:58 WIB

Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran: Ada Kirab Pengantin hingga Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran: Ada Kirab Pengantin hingga Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 15:57 WIB

Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi

Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:50 WIB

Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT

Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT

Jogja | Senin, 02 November 2026 | 15:47 WIB

EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang

EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:45 WIB

Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia

Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia

Bola | Senin, 02 November 2026 | 15:42 WIB

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

×