Gelontorkan Dana Desa Rp 257 Triliun, Jokowi: Uang Jangan Mengalir ke Kota

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 14 Januari 2019 | 14:22 WIB
Gelontorkan Dana Desa Rp 257 Triliun, Jokowi: Uang Jangan Mengalir ke Kota
Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Senin (14/1).[ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pemerintah telah menggelontorkan dana desa dengan total Rp 257 triliun selama lima tahun. Hal ini dikatakan Jokowi saat menghadiri Silaturahim Nasional (Silatnas) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

"Totalnya sampai tahun 2019 ini kami telah gelontorkan Rp 257 triliun kepada desa yang ada di Tanah Air dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. 74 ribu desa kita berikan dalam lima tahun ini sudah Rp 257 triliun," ujar Jokowi.

Jokowi kemudian merincikan dana desa yang telah digelontarkan selama lima tahun, yaitu pada 2015 sekitar Rp 20 triliun, 2016 menjadi Rp 47 triliun, pada tahun 2017 dan 2018 yakni Rp60 triliun. Adapun dana desa yang digelontorkan pada tahun 2019 yakni Rp 70 Triliun.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar dana desa dengan total Rp 257 triliun itu selalu berputar dari desa ke desa, dan tidak mengalir ke kota apalagi ke Jakarta.

"Pada kesempatan yang baik ini saya titip agar uang Rp 257 triliun itu selalu berputar dari desa ke desa di desa-desa yang kami berikan. Jangan sampai kembali ke kota, apalagi kembali ke Jakarta. Saya titip, supaya bapak ibu, Perangkat desa ini tahu kenapa uang itu diberikan kepada desa," kata dia.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, berdasarkan teori ekonomi jika perputaran uang semakin banyak di sebuah wilayah atau di daerah, maka kesejahteraan masyarakat di desa dipastikan akan meningkat.

"Sehingga saya titip yang Rp 257 triliun itu, supaya uang berputar di desa terus, jangan biarkan uang ini masuk ke kota atau apalagi ke Jakarta. Caranya, bisa dilakukan. Jadi dana desa itu kalau ingin buat jalan, beli materialnya di desa setempat, kalau nggak ada di desa sebelahnya, kalau nggak ada desa sebelahnya lagi," kata dia.

Ia menambahkan, dana desa dari Rp 257 triliun sebagian sudah terealisasi hingga akhir tahun 2018. Dan tersebut telah digunakan di antaranya untuk membangun jalan desa yang mencapai 138 kilometer, 11.500 Posyandu, 18 ribu Pendidikan anak usia dini (PAUD), dan jembatan di sejumlah desa.

"Bahwa data yang saya peroleh, dari Rp 257 triliun dikurangi Rp 70 triliun, jadi Rp 187 triliun sudah terealisasi sampai akhir 2018. Artinya dana desa ini sudah betul betul terealisasi dan bermanfaat bagi desa. Artinya dana desa ini akan kita terus tambah, akan kita tambah, akan kita tambah, akan kita tambah setiap tahunnya," tandasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Kaji Dugaan Pelanggaran  Jokowi Paparkan Visi Misi di TV

KPU Kaji Dugaan Pelanggaran Jokowi Paparkan Visi Misi di TV

News | Senin, 14 Januari 2019 | 14:09 WIB

Temui Perangkat Desa, Jokowi: Bapak Ibu Tidak Usah Demo di Istana

Temui Perangkat Desa, Jokowi: Bapak Ibu Tidak Usah Demo di Istana

News | Senin, 14 Januari 2019 | 13:33 WIB

Jika Jokowi dan Prabowo Setuju, Tes Baca Al Quran Akan Dilakukan di Aceh

Jika Jokowi dan Prabowo Setuju, Tes Baca Al Quran Akan Dilakukan di Aceh

News | Senin, 14 Januari 2019 | 13:11 WIB

Jokowi: TGPF Penyiraman Novel Rekomendasi Komnas HAM, Hati-hati

Jokowi: TGPF Penyiraman Novel Rekomendasi Komnas HAM, Hati-hati

News | Senin, 14 Januari 2019 | 12:45 WIB

Bawaslu Rapat Pleno Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye Jokowi di 5 TV

Bawaslu Rapat Pleno Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye Jokowi di 5 TV

News | Senin, 14 Januari 2019 | 12:08 WIB

Terkini

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB