Prabowo: Kalau Dengar Takbir, Allahuakbar Itu Bukan Ancaman

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
Prabowo: Kalau Dengar Takbir, Allahuakbar Itu Bukan Ancaman
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu relawan Roemah Djoeang. (Suara/Stephanus Aranditio)

"Intelijen itu intelin musuh negara."

Suara.com - Calon Presiden nomor ururt 02 Prabowo Subianto mengingatkan kepada semua masyarakat Indonesia, khususnya non muslim untuk tidak takut jika mendengar teriakan Allahuakbar atau takbir.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019) malam.

"Ini penting bagi semua, kalau dengar takbir, Allahuakbar jangan ada yang persoalkan, itu bukan mengancam siapa-siapa," ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu sebelumnya menyebutkan kalau intelijen negara seharusnya digunakan untuk mencari tahu musuh yang dapat mengancam kedaulatan negara.

Sehingga, kata Prabowo, tidak tepat jika intelijen negara ditugaskan untuk mencari tahu informasi pihak-pihak yang berseberangan dengan pemerintah.

"Jangan intelin mantan Presiden Republik Indonesia. Jangan intelin mantan Ketua MPR RI, jangan intelin anak proklamator kita, jangan intelin mantan Panglima TNI, jangan intelin ulama-ulama besar kita," kata Prabowo.

"Kalau mau intelin mantan Pangkostrad, nggak apa-apa," kata Prabowo dilanjutkan tertawa.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS