Prabowo Ingin Anak Bangsa Tak Buat Mobil Pura-pura, Sindir Esemka?

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 15 Januari 2019 | 06:27 WIB
Prabowo Ingin Anak Bangsa Tak Buat Mobil Pura-pura, Sindir Esemka?
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu relawan Roemah Djoeang. (Suara/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Prabowo Subianto menginginkan bangsa Indonesia benar-benar mampu membuat mobil hasil produksi anak negeri. Namun, Prabowo tidak ingin anak negeri membuat mobil ethok-ethok alias mobil pura-pura.

Prabowo melihat kalau bangsa Indonesia pada masa lalu mampu membuat alat transportasi canggih seperti pesawat terbang hingga helikopter. Hal itu yang memicu Prabowo sangat ingin bisa kembali melihat anak bangsa mampu membuat alat transportasi sendiri.

"Beberapa lama yang lalu kita pernah berhasil membikin pesawat terbang helikopter canggih berteknologi tinggi. Kita harus benar-benar bikin mobil produk Indonesia jangan mobil ethok-ethok, ini di luar teks. Kita harus mampu bikin kapal niaga, kapal angkut, kereta api," kata Prabowo dalam Pidato Kebangsaan bertajuk 'Indonesia Menang' di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Senin (14/1/2018).

Prabowo menjelaskan bahwa perputaran roda ekonomi di Indonesia harus dirasakan langsung oleh seluruh rakyat Indonesia. Selama ini menurutnya perputaran roda ekonomi di Indonesia hanya dirasakan oleh segelintir orang-orang.

Karena itu Prabowo menegaskan bahwa pihaknya akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk rakyat Indonesia. Hal itu diungkapkannya agar mampu mendorong daya beli masyarakat.

"Kita harus bekerja supaya uang itu mengalir di Republik Indonesia rakyat punya uang ekonomi akan berputar pabrik-pabrik akan berjalan ke warung-warung tegal akan semakin semarak akan menikmati roda ekonomi yang dinamis," pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini anak bangsa terus mengembangkan produksi mobil buatan dalam negeri bernama Esemka.

Mobil tersebut awalnya merupakan prototipe dari anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan di Solo, Jawa Tengah, yang dibantu sejumlah teknisi perusahaan besar.

Namun kubu oposisi kemudian memberikan kritik soal mobil Esemka beberapa waktu lalu.

baca juga

Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menganggap isu mobil produk Esemka oleh pemerintah hanya bagian dari politik kebohongan.

"Ya ini jangan menjadi sebuah kebohongan baru ya, kita dibohonginya cukup lama bertahun-tahun. Keledai saja dibohongi hanya dua kali," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Fadli Zon meminta pemerintah tidak lagi membohongi rakyat soal produksi mobil Esemka. Ini dikarenakan ada dugaan peralatan mobil tersebut didatangkan dari luar negeri.

"Jangan nanti itu produksinya dari luar negeri cuma kita branding semua peralatan-peralatannya onderdil dan sebagainya suku cadangnya itu dari luar tapi kita hanya merakit itu juga beda dengan produksi nasional," kata dia.

Ia kemudian menyebut mobil Esemka sudah lama menjadi bahan pencitraan pemerintah. Padahal, kata Fadli Zon, sudah banyak masyarakat yang mengharapkan ada mobil nasional, yang produksinya benar-benar dari dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gembar-gembor Anti Asing, Prabowo Minta Indonesia Belajar dari Cina

Gembar-gembor Anti Asing, Prabowo Minta Indonesia Belajar dari Cina

News | Selasa, 15 Januari 2019 | 06:07 WIB

Jika Kalahkan Jokowi, Prabowo Janji Bebaskan Ulama dari Persekusi

Jika Kalahkan Jokowi, Prabowo Janji Bebaskan Ulama dari Persekusi

News | Senin, 14 Januari 2019 | 23:24 WIB

Prabowo: Jika Perang, Indonesia Hanya Mampu Bertahan 3 Hari

Prabowo: Jika Perang, Indonesia Hanya Mampu Bertahan 3 Hari

News | Senin, 14 Januari 2019 | 23:01 WIB

Terkini

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 20:06 WIB

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:05 WIB

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

ESDM Umumkan Perusahaan yang Menang Lelang Wilayah Kerja Tahap I 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam

Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 20:02 WIB

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 20:00 WIB

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:56 WIB

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:54 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

×