Kebut Perekaman e-KTP, Kemendagri Minta Tak Persulit Permintaan Cetak e-KTP

Pebriansyah Ariefana, Walda Marison

Minggu, 20 Januari 2019 | 13:21 WIB
Kebut Perekaman e-KTP, Kemendagri Minta Tak Persulit Permintaan Cetak e-KTP
Suasana perekaman e-KTP di Lapas Kelas IIA Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (17/1). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menghimbau ke - 138 relawan yang diterjunkan ke daerah agar melayani pembuatan KTP elektronik atau e-KTP wilayah yang telah ditentukan. Bahkan orang dari luar wilayah yang telah ditentukan harus dilayani jika ingin membuat e-KTP.

Menurut Zudan pihaknya tidak boleh menutup kesempatan orang mendapatkan e-KTP. Hal itu dikatakan Zudan saat ditemui wartawan.

"Kalau nanti kita menemukan penduduk penduduk yang bersangkutan itu bukan orang wilayah setempat, jangan ditolak," ujarnya di kantor Dukcapil Kemendagri, Pasar Minggu, Jakarta Timur, Minggu (20/1/2019).

Menurutnya, memiliki e-KTP merupakan hak semua orang. Lembaganya sebagai pelayan masyarakat harus tetap memfasilitasi hal tersebut agar angka kepemilikan e-KTP makin meningkat.

"Karena ini betul - betul Dukcapil dengan standar yang sama bisa menjadi perekat NKRI. Orang dimanapun harus kita layani. Kalau ada kesulitan mohon saling berkomunikasi," jelasnya.

Untuk diketahui, relawan ini diterjunkan untuk mengejar target kepemilikan KTP elektronik di Indonesia saat ini. Pasalnya perekaman e-KTP di Seluruh Indonesia baru mencapai 97,21 persen.

"Hari ini ada 138 relawan yang akan kita berangkatkan menuju 86 titik layanan yang terbagi di 5 provinsi dan 26 kabupaten/ kota," bebernya.

Ke 138 relawan ini berasal dari lima kota yang tingkat kepemilikan e-KTP - nya sudah mencapai 95 persen. Dirinya pun berterimakasih kepada Pemperintah Provinis setempat yang mau mengirimkan tim relawanya.

"Terima kasih kepada bapak gubernur Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY dan Kalimantan Selatan yang sudah mengirimkan relawannya untuk berangkat," terangnya.

Nantinya para relawan akan diterjunkan ke wilayah Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Maluku dan Maluku Utara. Kelima daerah ini merupakan wilayah dengan kawasan kepimilikan e-KTP di bawah 85 persen.

"Provinsi Sulawesi Barat yang baru terekam mencapai 77,8 persen, Maluku 79,95 persen, Maluku Utara 79,44 persen, Papua Barat itu 64,18 persen dan Papua 37,98 persen," lanjut Zudan.

Tiap titik layanan nantinya akan ditempati oleh 4 relawan yang akan melayana pembuatan e-KTP. Keempat relawan tiap titik sudah dibekali peralatan lengkap untuk menunjang pembuatan e-KTP dengan cepat. Sehingga semuga warga yang ingin membuat e-KTP dari yang berumur 17 tahun atau yang sudah pernah menikah bisa terfasilitasi dengan baik.

"Hasil evaluasi kita 60-70 persen perekaman sudah bisa dicetak 30 menit hingga satu jam. Jadi Saya minta tim yang sudah bisa dicetak langsung di cetak dan dibagikan," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orang Gila Tampar Petugas Disdukcapil saat Pendataan buat e-KTP

Orang Gila Tampar Petugas Disdukcapil saat Pendataan buat e-KTP

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 18:06 WIB

Korupsi Gedung IPDN, KPK Panggil Mantan Mendagri Gamawan Fauzi

Korupsi Gedung IPDN, KPK Panggil Mantan Mendagri Gamawan Fauzi

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 10:33 WIB

Tak Cuma Aher, KPK Juga Panggil Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono

Tak Cuma Aher, KPK Juga Panggil Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono

News | Senin, 07 Januari 2019 | 11:40 WIB

Terkini

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:33 WIB

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB