Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 13 Juli 2026 | 17:51 WIB
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas
Isak Tangis Ibunda Santri Korban Pembakaran di Lombok saat RDPU. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Ibu korban pembakaran santri asal Lombok mengadu kepada Komisi III DPR RI di Jakarta pada Senin, 13 Juli 2026.
  • Korban sempat menerima ancaman pembakaran dari anak pimpinan pondok pesantren tiga hari sebelum peristiwa maut tersebut terjadi.
  • Komisi III DPR RI berkomitmen mengawal kasus pembakaran santri ini hingga tuntas demi memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Suara.com - Suasana haru menyelimuti Ruang Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (13/7/2026). 

Ibunda dari Sahri Sobirin, salah satu santri yang menjadi korban pembakaran di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyah Al-Ibrahimy NW, Lombok Tengah, tak kuasa menahan tangis saat mengadukan nasib malang putranya. 

Sambil terisak dan mengalami tekanan psikologis yang mendalam, ibu korban didampingi oleh tim hukum dari Hotman 911. 

Karena keterbatasan bahasa dan kondisi emosional, penjelasan terkait kronologi pilu tersebut disampaikan oleh perwakilan tim Hotman 911 kepada pimpinan dan anggota Komisi III. 

Dalam RDPU tersebut, terungkap fakta mengejutkan bahwa almarhum Sahri Sobirin sempat menceritakan adanya ancaman sebelum peristiwa maut itu terjadi. 

Tiga hari sebelum kejadian pembakaran, korban mengaku diancam oleh anak pimpinan pondok pesantren tersebut. 

"Almarhum anak korban, Shobirin, pernah menceritakan tiga hari sebelum pembakaran bahwa dia diancam oleh anak pimpinan Ponpes akan dibakar kalau tidak menuruti kemauan dari si pelaku," ujar perwakilan tim Hotman 911, Titi Tantri di hadapan anggota Komisi III. 

Selama ini, korban cenderung tertutup karena berada di bawah tekanan dan rasa takut. 

Sang ibu sempat bertanya menggunakan bahasa daerah apakah putranya pernah dipukul atau dirundung di sekolah, namun korban tidak berani jujur karena ancaman yang terus membayanginya. 

baca juga

Tim hukum menjelaskan bahwa aksi keji tersebut dilakukan di sebuah ruangan kosong. Pelaku diduga menyiramkan bensin dan menyulut api hingga membakar sekujur tubuh korban. 

"Baru tiga hari setelah kejadian pembakaran, si anak bisa berbicara. Dia menyampaikan bahwa dibakar di dalam ruangan kosong. Api berisi bensin menyebar hingga korban mengalami luka bakar sangat drastis, mencapai 80 persen," jelasnya. 

Luka bakar tersebut meliputi area wajah hingga ujung kaki. Hanya bagian perut dan sedikit bagian paha yang dilaporkan tidak terkena kobaran api. Sahri Sobirin akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah sempat berjuang melewati masa kritisnya. 

Merespons kesaksian memilukan tersebut, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, berusaha menenangkan sang ibu yang terus menangis tersedu-sedu. Ia menegaskan bahwa pihak DPR akan mengawal kasus ini hingga tuntas demi keadilan bagi almarhum. 

"Insyaallah kami, Komisi III, akan berupaya maksimal untuk memberikan keadilan agar korban almarhum bisa mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," tegas Habiburokhman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:20 WIB

Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:21 WIB

Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket

Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket

News | Senin, 13 Juli 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

×