CEK FAKTA: Menko Luhut Tantang Prabowo Cium Kakinya, Benar atau Hoaks?

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 21 Januari 2019 | 15:33 WIB
CEK FAKTA: Menko Luhut Tantang Prabowo Cium Kakinya, Benar atau Hoaks?
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Kepresidenan, Kamis (22/11/2018). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan diberitakan sesumbar bakal mencium kaki Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, kalau pasangan Cawapres Sandiaga Uno itu menang dalam Pilpres 2019.

Berita yang diperiksa:

Laman daring operain.blogspot.com pada hari Kamis (17/1) pekan lalu, memuat artikel berjudul "Luhut: Saya Siap Cium Kaki Prabowo, Jika Dia Mampu Jadi Presiden!!"

Dalam artikel itu, terdapat kutipan langsung dari Luhut yang tertulis "Prabowo bilang utang kita banyak. Saya, Luhut Binsar Panjaitan, kalau dia bisa jadi presiden, saya cium kakinya, Tapi kalau Jokowi terpilih kembali, kau cium kaki saya."

Laman daring itu menuliskan, Luhut menyerukan tantangan kepada Prabowo itu saat menghadiri acara Sarasehan Nasional: Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai Malauku" di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

[operain.blogspot]
[operain.blogspot]

Cek Fakta:

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Senin (21/1/2019), menegaskan tidak pernah sekali pun mengeluarkan tantangan kepada Prabowo.

Dirinya mengakui, baru mengetahui informasi itu setelah membaca artikel di operain.blogspot.

"Saya menyatakan bahwa saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu, baik secara lisan maupun tulisan," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.

baca juga

Oleh karenanya, Luhut menyediakan kesempatan bagi media yang menayangkan informasi hoaks tersebut untuk meminta maaf secara resmi. Apabila, media-media itu tidak juga meminta maaf, Luhut tak segan membawanya ke ranah hukum.

"Dengan ini saya menunggu permintaan maaf resmi dari media pihak pemuat berita tersebut, yaitu operain.blogspot.com ataupun media lainnya, karena telah memuat berita bohong," ujarnya.

Luhut berharap dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat bisa teredukasi untuk mengikuti pesta demokrasi tanpa harus menjatuhkan lawan memakai informasi bohong.

Kesimpulan:

Artikel Operain.blogspot berjudul Luhut: Saya Siap Cium Kaki Prabowo, Jika Dia Mampu Jadi Presiden!! adalah kebohongan alias hoaks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Disebut Penakut Tak Singgung Kasus Novel ke Jokowi di Debat Pilpres

Prabowo Disebut Penakut Tak Singgung Kasus Novel ke Jokowi di Debat Pilpres

News | Minggu, 20 Januari 2019 | 18:41 WIB

Tabligh Akbar PA 212 di Solo Diduga untuk Dukung Prabowo - Sandiaga

Tabligh Akbar PA 212 di Solo Diduga untuk Dukung Prabowo - Sandiaga

News | Minggu, 20 Januari 2019 | 16:21 WIB

Ma'ruf Amin : Kalau di Bandung Raya Kalah, Innalillahi

Ma'ruf Amin : Kalau di Bandung Raya Kalah, Innalillahi

News | Minggu, 20 Januari 2019 | 12:48 WIB

Disebut Mirip Cerdas Cermat, Kubu Jokowi Minta KPU Ubah Pola Debat Capres

Disebut Mirip Cerdas Cermat, Kubu Jokowi Minta KPU Ubah Pola Debat Capres

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×