Disebut Bank Tak Merakyat, Hashim: Saya Bisa Beli Jet Pribadi Pakai BRI

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 28 Januari 2019 | 00:05 WIB
Disebut Bank Tak Merakyat, Hashim: Saya Bisa Beli Jet Pribadi Pakai BRI
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Sujono Djojohadikusumo. (Suara.com/Tio)

Suara.com - Adik kandung capres nomor urut 01 Prabowo Subianto, Hashim Sujono Djojohadikusumo menyebut Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah tidak lagi memprioritaskan kepentingan rakyat kecil. Sebab, dia mengaku bisa saja membeli satu pesawat jet pribadi lewat perusahaan BUMN tersebut.

"Bank Rakyat Indonesia membiayai jet pribadi orang, kalau saya mau beli jet pribadi lagi, saya sudah punya satu, tapi kalau mau saya bisa ajukan ke Bank Rakyat Indonesia, ini kan jauh sekali dari tujuan Bank Rakyat Indonesia waktu didirikan beberapa tahun yang lalu," kata Hashim saat berpidato di depan ratusan umat kristiani dalam acara Dialog Nasional, di Gedung Bhayangkari, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2019).

Menurut Wakil Dewan Penasehat Partai Gerindra itu, jika Prabowo Subianto - Sandiaga Uno terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April mendatang, mereka akan mengembalikan marwah BRI kembali menjadi bank yang merakyat.

"Singkatnya, Prabowo Subianto akan ubah haluan dari Bank Rakyat Indonesia dan lembaga seperti itu untuk kembali ke yang lama atau asli. Bank Rakyat Indonesia diperuntukan lagi nanti untuk pengusaha kecil menangah, petani, dan nelayan, nelayan di Indonesia tidak dapat kredit dari Bank Rakyat Indonesia lagi seperti seharusnya," janji Hashim.

Sebagai informasi, dilansir dari situs resmi BRI.co.id, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berdiri pada 16 Desember 1895 di Purwokerto, Jawa Tengah dengan tujuan melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi).

Pada 1960, BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM) melebur menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) melalui PERPU No. 41 tahun 1960.

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas.

Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai dengan saat ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hashim: Megawati 10 Tahun Absen Upacara HUT RI di Era SBY

Hashim: Megawati 10 Tahun Absen Upacara HUT RI di Era SBY

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 19:02 WIB

Adik Prabowo Yakin Sikap Politik Yusril Tak Dituruti Kader PBB

Adik Prabowo Yakin Sikap Politik Yusril Tak Dituruti Kader PBB

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 16:22 WIB

Sepanjang Tahun 2018, Aset Kelolaan DPLK BRI Tumbuh 25%

Sepanjang Tahun 2018, Aset Kelolaan DPLK BRI Tumbuh 25%

Press Release | Jum'at, 25 Januari 2019 | 14:53 WIB

Tiru Jokowi Potong Rambut di Bawah Pohon, Fadli Zon: Sama-sama Pencitraan

Tiru Jokowi Potong Rambut di Bawah Pohon, Fadli Zon: Sama-sama Pencitraan

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 14:49 WIB

Simulasi Pemilu 2019, PDIP Juara Partai Gerindra Runner Up

Simulasi Pemilu 2019, PDIP Juara Partai Gerindra Runner Up

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 21:45 WIB

Terkini

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:18 WIB

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB