Fahri Hamzah: Jokowi Tak Sadar Dijatuhkan Kubu Sendiri

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 29 Januari 2019 | 15:14 WIB
Fahri Hamzah: Jokowi Tak Sadar Dijatuhkan Kubu Sendiri
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/11/2018). [Dok. DPR RI]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai kalau lingkaran Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi malah mendorong elektabilitasnya makin menurun. Ia menilai banyak 'blunder' yang dilakukan pada pemerintahan Jokowi sepanjang masa kampanye Pilpres 2019.

Fahri juga menilai, sosok Jokowi justru sedang 'dijatuhkan' oleh orang-orang di belakangnya selama masa kampanye secara perlahan. Secara tidak sadar, orang-orang di belakang Jokowi justru tengah menurunkan nilai wibawa mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Pak Jokowi itu seperti sedang dijatuhkan perlahan-lahan secara sistematis supaya elektabilitasnya turun terus menerus, dan orang-orang di sekitarnya sedang orkestra menjatuhkan wibawa dia," kata Fahri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (29/1/2019).

Fahri mengungkapkan, upaya tersebut terlihat mulai dari keputusan pemerintah yang dinilainya plin plan terkait polemik pembebasan narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir. Disusul kemudian kemunculan Tabloid Indonesia Barokah yang diduga bernada tendesius.

Ditambah dengan hingga vonis 1,5 tahun yang dijatuhkan kepada caleg Gerindra Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian.

Dirinya juga membayangkan kalau usaha menurunkan wibawa Jokowi ini akan terus berjalan hingga menjelang hari pencoblosan pada April mendatang.

"Nanti dia akan bikin lagi, masih ada 78 hari lagi dia bikin sampai elektabilitasnya tinggal 20. Kayaknya ada upaya, dan pak Jokowi nggak menyadari dia menikmati penggerusan elektabilitas," kata Fahri.

Selain itu, sebuah bingkai penegakan hukum yang tidak adil juga disematkan pada pemerintahan Jokowi. Banyak kasus menurutnya yang dinilai tidak berimbang dilakukan oleh para penegak hukum di masa pemerintahan Jokowi.

"Kalau ngomong dengan niat tidak berbuat jahat atau hanya mengumpat penjahat masuk bui, sementara ada netizen yang pernah maki presiden bebas, pernah ngorder pembunuhan saya bebas, ini gimana sih?," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizal Ramli: Jokowi Ditekan Orang Berewokan

Rizal Ramli: Jokowi Ditekan Orang Berewokan

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 15:06 WIB

Ahmad Dhani Dipenjara, Amien Rais: Yang Lebih Gawat Tidak Diapa-apakan

Ahmad Dhani Dipenjara, Amien Rais: Yang Lebih Gawat Tidak Diapa-apakan

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 14:58 WIB

Ahmad Dhani Dipenjara, Fahri Hamzah Dorong UU ITE Direvisi

Ahmad Dhani Dipenjara, Fahri Hamzah Dorong UU ITE Direvisi

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 14:42 WIB

Dilarikan ke RSCM, Kesehatan Baasyir Menurun Karena Batal Bebas?

Dilarikan ke RSCM, Kesehatan Baasyir Menurun Karena Batal Bebas?

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 14:30 WIB

Amien Rais: Mafia di Indonesia Punya Kedekatan dengan Menteri dan Jenderal

Amien Rais: Mafia di Indonesia Punya Kedekatan dengan Menteri dan Jenderal

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 14:27 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB