Mandi di Sungai Mentaya, Tangan Julhaidir Putus Diterkam Buaya

Bangun Santoso

Sabtu, 02 Februari 2019 | 05:55 WIB
Mandi di Sungai Mentaya, Tangan Julhaidir Putus Diterkam Buaya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Buaya di Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, kembali mengganas dan menerkam seorang warga Dusun Seranggas Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit bernama Julhaidir (41) hingga tangan korban putus.

"Kejadian itu memang benar terjadi. Korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Kami sangat berharap ini menjadi perhatian pemerintah agar bisa ditanggulangi," kata Yansyah, seorang warga di Sampit, Jumat (1/2/2019) malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat korban mandi di Sungai Seranggas yang merupakan anak Sungai Mentaya wilayah RT 09 Desa Lempuyang. Saat itu korban mandi seperti biasanya, meski hari mulai gelap.

Buaya berukuran besar itu diduga sudah berada di sekitar tempat korban mandi. Sementara korban tidak menyadarinya. Tanpa diduga, saat tangan korban diulurkan ke sungai untuk mengambil air, tiba-tiba buaya besar muncul dan langsung menerkam tangan kiri korban.

Satwa ganas itu menarik korban hingga tubuh korban terseret ke dalam sungai. Korban berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari gigitan buaya yang belum diketahui jenisnya itu.

Kuatnya gigitan buaya membuat tangan kiri korban hingga bagian siku, putus diterkam buaya. Tapi saat itulah korban dengan kemampuan yang tersisa berenang hingga berhasil muncul ke permukaan sungai.

Korban berteriak meminta pertolongan dan warga pun berdatangan. Warga bergegas mengeluarkan korban dari dalam sungai sebelum buaya ganas itu muncul lagi.

Warga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Pratama Samuda. Informasinya, korban akan dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatan penanganan lebih intensif.

Komandan Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah di Sampit, Muriansyah saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi terkait kejadian itu. Ini merupakan kejadian pertama serangan buaya terhadap manusia pada 2019 ini.

baca juga

Muriansyah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berada di sungai. Masyarakat diminta menghindari beraktivitas di sungai saat hari mulai atau sudah gelap karena itu merupakan saat sangat rawan kemunculan buaya.

"Hampir setiap tahun terjadi serangan buaya terhadap manusia di Sungai Mentaya. BKSDA sudah sejak lama memasang papan pengumuman untuk mengingatkan masyarakat mewaspadai serangan buaya karena di wilayah itu terdapat habitat buaya, diperkirakan di kawasan Pulau Lepeh yang terletak di tengah Sungai Mentaya," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kucing, Lelaki Ini Punya Buaya Peliharaan untuk Dipeluk!

Bukan Kucing, Lelaki Ini Punya Buaya Peliharaan untuk Dipeluk!

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 15:34 WIB

Penemuan Ikan Berkepala Mirip Buaya Gegerkan Warga

Penemuan Ikan Berkepala Mirip Buaya Gegerkan Warga

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 11:52 WIB

Hanya Bermodal Pancing, Warga Lingga Tangkap Buaya 4 Meter

Hanya Bermodal Pancing, Warga Lingga Tangkap Buaya 4 Meter

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 13:22 WIB

Lelaki 80 Tahun di Kalteng Hilang Misterius Usai Salat Magrib di Rumah

Lelaki 80 Tahun di Kalteng Hilang Misterius Usai Salat Magrib di Rumah

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 10:30 WIB

Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng, Jebol Dinding agar Bisa Dievakuasi

Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng, Jebol Dinding agar Bisa Dievakuasi

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 17:54 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

×