Ini Cara Richard Muljadi Bisa Keluar dari RSKO untuk Pemberkatan Pernikahan

Dwi Bowo Raharjo | Walda Marison
Ini Cara Richard Muljadi Bisa Keluar dari RSKO untuk Pemberkatan Pernikahan
Beredar foto Richard Muljadi menikah di media sosial. (istimewa)

Kuasa hukum Richard, Baso Fakhrudin mengatakan kliennya tidak pernah melangsungkan pernikahan.

Suara.com - Richard Muljadi sempat keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, untuk melangsungkan pemberkatan pernikahan dengan kekasihnya Shalvynne Chang. Richard keluar atas izin pihak RSKO melalui business pass.

Dengan business pass itu, Richard diizinkan keluar RSKO selama 12 jam untuk melangsungkan pernikahan. Hal itu dikatakan kuasa hukum Richard, Baso Fakhrudin, di Plaza Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).

"Kemarin Richard dapat business pass. Jadi dari jam 10 pagi diantar ke gereja. Setelah pemberkatan Richard kembali ke RSKO," ujar Richard.

Richard keluar RSKO didampingi dokter jaga, konsuler dan pihak pengamanan RSKO. Tidak ada pihak kepolisian yang melakukan penjagaan atas Richard.

Baso menerangkan, banyak syarat yang telah dipenuhi Richard sehingga bisa mendapatkan fasilitas business pass. Salah satunya berkelakuan baik selama di rumah rehabilitasi RSKO.

"Dia berkelakuan baik di sana, sering ikut kelas-kelas, mengikuti semua aturan. Kalau terkait kepentingan pribadi, hanya karena pemberkatan di gereja," jelasnya.

Namun, Baso kembali menegaskan jika kliennya tidak pernah melangsungkan pernikahan. Yang Richard lalukan kemarin, kata dia, hanyalah pemberkatan pernikahan dengan pasangnya Shalvynne Chan.

"Itu (pemberkatan) spesial untuk doa bersama keluarga. Tidak ada prosesi pernikahan," jelasnya.

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Supardi membantah mengeluarkan izin untuk Richard keluar dari proses rehab tersebut. Bahkan, Supardi mengaku belum pernah menerima adanya pengajuan dari Richard.

"Tidak ada izin, dari kita tidak ada yang mengizinkan dan tidak pernah ada permohonan apalagi mengizinkan," ucap Supardi saat dihubungi, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, Richard tidak dapat keluar sembarangan apalagi meninggalkan tempat rehabilitasi tanpa izin yang jelas. Jika ingin meninggalkan RSKO untuk kepentingan medis atau sakit, setiap tahanan harus mengajukan surat permohonan kepada pihak Rumah Sakit dan Kejaksaan Negeri.

"Dia (Richard) kan posisinya direhab di sana, artinya sama saja kaya orang sakit. Itu tanggung jawab medisnya di sana. Kalau dia mau keluar untuk kepentingan medis, itu harus berdasarkan izin yang memiliki tanggung jawab yuridis, dalam hal ini Kejari," jelasnya.

Merasa kecolongan atas hal tersebut, Supardi pun mengaku akan segera menindaklanjuti terkait foto pernikahan Richard yang viral di medsos.

"Yang jelas saya, Kajari, tidak tahu apalagi izin. Rencana koordinasi minggu depan, tapi saya lihat perkembangan dulu sebagai dasar," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS