Klarifikasi Jokowi Sebut Propaganda Rusia, TKN: Rusia Sahabat Indonesia

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 04 Februari 2019 | 15:53 WIB
Klarifikasi Jokowi Sebut Propaganda Rusia, TKN: Rusia Sahabat Indonesia
Calon Presiden nomor urut satu, Jokowi di depan ribuan Forum Alumni Jatim #01, Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/2/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding menepis soal pernyataan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) soal telah 'Propaganda Rusia' bukan ditujukan kepada Rusia sebagai negara. Karding meminta pemerintah Rusia tidak salah paham atas ucapan yang disampaikan capres nomor urut 01 tersebut.

Karding menuturkan pernyataan Jokowi soal 'Propaganda Rusia' terkait dugaan adanya konsultan politik dari Rusia di kelompok politik tertentu. Adapun, strategi politiknya itu, yakni dengan menebarkan ketakutan, pesimisme dan kabar bohong atau hoaks di tengah masyarakat.

"Jadi yang dimaksud bukan Rusia-nya, tapi orang Rusia yang menjadi konsultan politik kelompok tertentu. Rusia adalah sahabat Indonesia," kata Karding kepada wartawan, Senin (4/2/2019).

Terkait hal itu, Karding menilai strategi politik dengan menebarkan ketakutan, pesimisme dan hoaks sangat berbahaya. Hal itu, kata Karding bisa memengaruhi masyarakat terutama dalam menentukan pilihannya di Pilpres 2019.

"Jadi kalau kemudian Pak Jokowi menyampaikan itu ke publik, saya kira itu sesuatu yang memang harus disampaikan karena kalau tidak berbahaya apa yang kebohongan, kenyinyiran, terus menerus dibangun bisa dipersepsi kebenaran politik yang berbahaya," ujarnya.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia di Indonesia menegaskan pemerintahnya tidak turut mencampuri Pemilu di Indonesia. Hal itu disampaikan Kedubes Rusia lewat akun resmi Twitter Kedubes Rusia @RusEmbJakarta pada, Senin (4/2/2019).

Lewat akun twitter resmi Kedubes Rusia di Indonesia @RusEmbJakarta, disebutkan bahwa istilah propaganda Rusia direkayasa pada tahun 2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Menurut pemerintah Rusia, istilah itu sama sekali tidak berdasarkan pada realitas.

"Kami menggarisbawahi bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami," tulis Kedubes Rusia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kedubes Rusia Tepis Tudingan Jokowi soal Teori Propaganda Rusia

Kedubes Rusia Tepis Tudingan Jokowi soal Teori Propaganda Rusia

News | Senin, 04 Februari 2019 | 14:28 WIB

Dituduh Palsukan Asal Sekolah, TKN: Riwayat Pendidikan Jokowi Terverifikasi

Dituduh Palsukan Asal Sekolah, TKN: Riwayat Pendidikan Jokowi Terverifikasi

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 12:27 WIB

Disebut Kelemahan Jokowi, Prabowo Diminta Bahas Lapas di Debat Perdana

Disebut Kelemahan Jokowi, Prabowo Diminta Bahas Lapas di Debat Perdana

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 19:48 WIB

Dahnil: Tetangga Jokowi di Solo Rela Rumahnya Jadi Posko Pemenangan Prabowo

Dahnil: Tetangga Jokowi di Solo Rela Rumahnya Jadi Posko Pemenangan Prabowo

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 22:42 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×