58 Orang Tewas Dalam Bentrok Baru Antara Taliban dengan Pasukan Afghanistan

Bangun Santoso

Rabu, 06 Februari 2019 | 13:31 WIB
58 Orang Tewas Dalam Bentrok Baru Antara Taliban dengan Pasukan Afghanistan
Ilustrasi ledakan di area perkantoran diplomat Kabul, Afghanistan. [AFP]

Suara.com - Sedikitnya 36 anggota pasukan keamanan Afghanistan dan 22 gerilyawan Taliban telah tewas dalam bentrokan baru di bagian utara negeri itu, kata beberapa pejabat dan media lokal pada Selasa (5/2/2019).

Pertempuran baru berkecamuk bertepatan dengan babak pembicaraan perdamaian dua-hari, yang sedang berlangsung di Moskow, antara wakil Taliban dan beberapa pejabat Afghanistan --yang tidak berafiliasi kepada Pemerintah di Kabul demikian seperti dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu.

Safiullah Amiri, Wakil Ketua Majelis Provinsi Kunduz di perbatasan dengan Tajikistan, mengatakan kepada Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam, gerilyawan itu telah merebut sejumlah pos pemeriksaan yang diawaki oleh personel militer, polisi dan anggota milisi pro-pemerintah pada Senin malam (4/2).

Amiri mengkonfirmasi bahwa 36 personel keamanan telah gugur --dan sedikitnya 20 lagi cedera-- dalam serangan tersebut.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan serangan Taliban di Kunduz telah dipatahkan.

"Pasukan Keamanan dan Pertahanan Nasional Afghanistan memukul mundur serangan musuh di Daerah Khwaja Pak dan Taloka di pinggir Kota Kunduz semalam, sekitar pukul 01.00 waktu setempat," demikian isi pernyataan kementerian tersebut.

Sedikitnya 22 gerilyawan tewas dan sebanyak 18 orang lagi cedera, tambah kementerian itu. Sejumlah personel keamanan telah gugur dalam pertempuran, katanya.

Serangan serupa oleh gerilyawan dilaporkan terjadi di Provinsi Baghlan di Afghanistan Utara, tempat, menurut stasiun Radio Azadi, sebanyak 10 personel keamanan telah gugur dalam serangan terkoordinasi oleh Taliban.

Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahed, yang mengakui kedua serangan tersebut, mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa empat pos pemeriksaan telah sepenuhnya direbut.

baca juga

Mujahed menambahkan tak kurang dari 40 personel pasukan Afghanistan telah tewas di Kunduz dan Baghlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taliban Serang Kantor Polisi di Pakistan, 13 Orang Tewas

Taliban Serang Kantor Polisi di Pakistan, 13 Orang Tewas

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 08:48 WIB

Bom Mobil Taliban Tewaskan 8 Tentara Afghanistan

Bom Mobil Taliban Tewaskan 8 Tentara Afghanistan

News | Senin, 21 Januari 2019 | 03:05 WIB

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, Tewaskan 30 Orang

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, Tewaskan 30 Orang

News | Senin, 07 Januari 2019 | 06:22 WIB

Bocah Berkaus Kantong Plastik Lionel Messi Mau Dimutilasi Taliban

Bocah Berkaus Kantong Plastik Lionel Messi Mau Dimutilasi Taliban

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 15:24 WIB

Bom Bunuh Diri saat Maulid Nabi di Kabul, 50 Tewas

Bom Bunuh Diri saat Maulid Nabi di Kabul, 50 Tewas

News | Rabu, 21 November 2018 | 17:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×