Nyopet, Remaja 19 Tahun Ditembak Mati di Surabaya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 07 Februari 2019 | 06:00 WIB
Nyopet, Remaja 19 Tahun Ditembak Mati di Surabaya
Ilustrasi tembakan. (ist)

Suara.com - Seorang remaja berusia 19 tahun ditembak mati Kepolisian Surabaya setelah menjambret. Remaja itu pun melawan dengan mengeluarkan pedang dan mengamuk.

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya pun melumpuhkan seorang jambret lain yang menjadi rekanannya.

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengungkap identitas seorang pelaku yang ditembak mati bernama Ridan Januar Furqon. Remaja berusia 19 tahun asal Gresik, Jawa Timur.

Ridan mengeluarkan pedang dan kemudian melakukan perlawanan terhadap petugas saat hendak ditangkap di kawasan Banjar Sugihan, Benowo, Surabaya, pada 5 Februari lalu.

"Tembakan peringatan dari petugas tidak dihiraukan. Karena membahayakan nyawa petugas, kami langsung memberi tindakan tegas dengan tembakan terukur yang menyebabkan pelaku akhirnya meninggal dunia," katanya di Surabaya, Rabu (6/2/2019).

Rekan Ridan, berinisial BP, terbilang beruntung karena tembakan polisi hanya melukai kedua kakinya. Pemuda berusia 24 tahun, warga Dupak Pasar Baru Surabaya itu, harus dibopong saat petang tadi dihadirkan di hadapan wartawan.

Penyelidikan polisi menemukan barang bukti puluhan tas wanita hasil jambret yang selama ini dilakukan kedua pelaku secara bersama-sama.

"Seluruhnya ada 73 tas wanita milik korban. Di dalam masing-masing tas yang kami temukan ini berisi kabel-kabel dan 'charger' telepon seluler, selain berisi perlengkapan wanita. Sedangkan telepon seluler dan uang milik para korban sudah dihabiskan atau dijual," ucap Rudi.

Polisi menyebut kedua pelaku terbilang sadis setiap kali beraksi.

"Modusnya, kedua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor, lalu memepet dan menarik tas korban. Jadi sasaran korbannya kebanyakan adalah wanita. Seringkali korbannya sampai terjatuh di jalan raya," ujar Rudi.

Salah satu korbannya yang terluka parah adalah seorang mahasiswa bernama Nurina, usia 22 tahun, warga Jalan Bukit Tengger I Surabaya.

Mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Surabaya itu mengalami patah pada kaki kirinya, selain wajah dan kepalanya luka berat, setelah terlempar dari sepeda motornya ketika dijambret oleh kedua pelaku BP dan Ridan di kawasan Citraland Surabaya pada 2 Februari lalu.

"Korban Nurina sampai hari ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit," ucap Rudi.

Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk menangkap komplotan lainnnya.

"Ada satu komplotannya yang sudah kami tetapkan dalam Daftar Pencarian Orang, yaitu, yaitu berinisal KA. Kami rasa jumlah komplotannya berjumlah empat hingga 10 orang," ujar Rudi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamis Pagi-pagi Buta, Ahmad Dhani Akan Dibawa dari Rutan ke Surabaya

Kamis Pagi-pagi Buta, Ahmad Dhani Akan Dibawa dari Rutan ke Surabaya

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 21:55 WIB

Fahri Hamzah Melobi Agar Ahmad Dhani Tak Pindah Penjara

Fahri Hamzah Melobi Agar Ahmad Dhani Tak Pindah Penjara

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 14:39 WIB

Ahmad Dhani Pindah Penjara ke Surabaya, Fahri: Kami Ingin Ucapkan Pisah

Ahmad Dhani Pindah Penjara ke Surabaya, Fahri: Kami Ingin Ucapkan Pisah

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 12:36 WIB

Kejati Jatim Siap Antar-Jemput Ahmad Dhani Selama Bersidang di Surabaya

Kejati Jatim Siap Antar-Jemput Ahmad Dhani Selama Bersidang di Surabaya

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 21:42 WIB

Suasana Bagi-bagi Angpao di Kelenteng Hong Tiek Hian Surabaya

Suasana Bagi-bagi Angpao di Kelenteng Hong Tiek Hian Surabaya

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 14:04 WIB

Terkini

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB