KPK Ungkap Rapat dengan Pemprov Papua Sehari Sebelum Penganiayaan Penyidik

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Senin, 11 Februari 2019 | 22:11 WIB
KPK Ungkap Rapat dengan Pemprov Papua Sehari Sebelum Penganiayaan Penyidik
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi angkat suara mengenai rapat bareng Gubernur Papua Lukas Enembe pada hari Jumat (1/2) dua pekan lalu.

Rumor yang beredar menyebut, rapat bareng Gubernur Papua Lukas Enembe tersebut erat terkait dugaan penganiayaan terhadap penyidik KPK di Hotel Borobudur sehari setelahnya, Sabtu (2/2).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, rapat tersebut merupakan lanjutan dari acara Tim Stanas Pencegahan Korupsi yang digelar sehari sebelumnya, Kamis (31/1).

“Tim Stranas Pencegahan Korupsi menyelenggarakan acara  Kickoff One Map dengan mengundang pemerintah provinsi. Ada lima pemprov yang hadir, yakni Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, dan Pemprov Papua,” kata Febri, Senin (11/2/2019).

Dalam pertemuan hari Kamis itu, Pemprov Papua diwaliki oleh sekretaris daerah, asisten II gubernur, inspektur, kepala dinas perkebunan, kadis kelautan dan perikanan, dan sejumlah staf.

Febri mengungkapkan, acara tersebut digelar di lantai 15 Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara itu juga digunakan KPK untuk menyosialisasikan susunan baru anggota Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan alias Korsupgah KPK.

"Selang sehari, Jumat (1/2) sekitar pukul 19.10 WIB, kami membahas program pencegahan khusus di Papua. Hadir Gubernur Papua Lukas Enembe serta sekda. Rapatnya di ruang pleno pencegahan,” tutur Febri.

Dalam rapat itu, kata Febri, KPK dan Pemprov Papua membahas mengenai pengelolaan APBD, PBJ, TSP, penguatan APIP, manajemen PNS, laporan harta kekayaan pejabat negara, dan optimalisasi penerimaan daerah.

baca juga

"Rapat itu dihadiri oleh pemimpin KPK, yakni Wakil Ketua Pak Saut Situmorang, Deputi Bidang Pencegahan dan Tim Korsupgah yang wilayah tugasnya termasuk Provinsi Papua," kata Febri.

Sebelumnya diberitakan, kuasa hukum Pemprov Papua, Stefanus Roy Rening, mendesak KPK terbuka menjelaskan penyelidikan kasus yang sedang ditangani di daerah tersebut.

Menurut Roy, keterbukaan KPK itu penting agar lembaga antirasywah tersebut tak merusak citra gubernur.

"KPK sebagai penegak hukum harus jujur menjelaskan secara terbuka mengenai apa tindak pidana yang tengah diselidiki. Gubernur Papua dipanggil KPK untuk berkoordinasi mengenai pemberantasan korupsid pada hari Jumat. Tapi kenapa hari Sabtunya melakukan OTT,” tudingnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suap Proyek Air Minum, 3 Pejabat PUPR Kembalikan Uang Rp1,7 Miliar ke KPK

Suap Proyek Air Minum, 3 Pejabat PUPR Kembalikan Uang Rp1,7 Miliar ke KPK

News | Senin, 11 Februari 2019 | 20:35 WIB

Kasus Suap Pengadaan Mesin Garuda Segera Bergulir ke Meja Hijau

Kasus Suap Pengadaan Mesin Garuda Segera Bergulir ke Meja Hijau

Bisnis | Senin, 11 Februari 2019 | 18:34 WIB

Wakil Dubes Inggris Sebut KPK Akan Kirim Delegasi ke London

Wakil Dubes Inggris Sebut KPK Akan Kirim Delegasi ke London

News | Senin, 11 Februari 2019 | 18:13 WIB

KPK Kerjasama dengan Inggris Melatih Penyidik untuk Pencegahan Korupsi

KPK Kerjasama dengan Inggris Melatih Penyidik untuk Pencegahan Korupsi

News | Senin, 11 Februari 2019 | 17:25 WIB

2 Pegawai KPK Diduga Dianiaya, Polisi Panggil Sekda Pemprov Papua

2 Pegawai KPK Diduga Dianiaya, Polisi Panggil Sekda Pemprov Papua

News | Senin, 11 Februari 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:14 WIB

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:12 WIB

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:10 WIB

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 10:01 WIB

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Foto | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:55 WIB

Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?

Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 09:48 WIB

×