Dituduh Mencuri, Robby Koma Dikeroyok Belasan Santri Ponpes Nurul Ikhlas

Bangun Santoso

Kamis, 14 Februari 2019 | 15:00 WIB
Dituduh Mencuri, Robby Koma Dikeroyok Belasan Santri Ponpes Nurul Ikhlas
Korban pengeroyokan santri Ponpes Nurul Ikhlas koma di Rumah Sakit M Jamil Padang. (Istimewa/Covesia.com)

Suara.com - Kondisi Robby Al-halim, korban pengeroyokan oleh teman-temannya di pondok pesantren modern Nurul Ikhlas, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu (10/2/2019) masih dalam kondisi koma di Rumah Sakit M Djamil Padang.

Yoserizal orang tua Robby mengatakan, anaknya masih dalam keadaan koma dan menurut dokter kondisinya mulai menurun.

"Dua hari ini, kondisi anak saya semakin menurun, dan masih menunggu keterangan dokter untuk selanjutnya," ujar Yoserizal seperti dilansir Covesia.com di Padang, Rabu (13/2/2019).

Diketahui, Robby diduga dikeroyok oleh teman-temannya sesama santri di Ponpes Nurul Ikhlas. Kejadian itu baru diketahui oleh keluarga pada Senin (11/2) dini hari. Saat ini korban dirawat di ruangan ROI Instalasi Anestesiologi Terapi Intensif RSUP M Djamil Padang.

Sementara itu, Kapolsek X Koto, Rita Sunarya mengatakan, pihaknya telah memeriksa belasan santri yang terlibat dalam pengeroyokan terhadap korban.

"Kita mendapatkan informasi Selasa (12/2) kita langsung ke lokasi, kita juga mengamankan sepasang sepatu sebagai barang bukti. Sementara itu dari Informasi yang kita peroleh dari teman-temanya korban dituduh mencuri uang milik temanya, hingga berujung pengeroyokan," ujar Rita.

Pengeroyokan Berulang

Sementara menurut Kabag Ops Polres Padang Panjang, Kompol Rudi M, menyebutkan, total ada 19 santri yang diperiksa polisi terkait insiden pengeroyokan itu.

"Pihak pondok pesantren membawa 19 orang diduga melakukan kekerasan dan pemeriksaan didampingi orangtua santri," katanya.

baca juga

Menurut dia, kekerasan terhadap santri itu terjadi secara berulang pada malam harinya, kejadian awal pada Kamis malam lalu, kemudian berulang pada Jumat malam dan terakhir Minggu, pada Sabtu tidak ada pemukulan.

Sementara untuk motif pemukulan kepada korban, pihak Polres Padang Panjang menyebutkan dugaan sementara korban mengambil barang-barang milik temannya seperti uang, barang kecil lainnya yang membuat temenya merasa jengkel.

"Barang bukti yang diamankan berupa sepatu bot diduga dipergunaakn kepada korban, dan tangkai sapu yang patah," sebutnya.

Ia menyebutkan kejadian itu terjadi di asrama putra lantai 2 blok muda no 8 dengan ukuran kamar 4x6 meter.

"Rincian diduga pelaku santri yang berusia rata-rata 15 sampai 16 tahun dengan melakukan pemukulan 3 tahap, ada yang satu kali dan berulang kali dihari yang berbeda," jelasnya.

Sementara itu, pengawasan Pondok Pesantren, Firmansyah mengakui bahwa kejadian tersebut guru pengawas yang berada dalam setiap kamar tidak mengetahui kejadian tersebut karena pada jam tersebut santri sudah tidur.

"Kamar guru atau ustad di setiap kamar dibatasi dengan sekat jadi tidak mengetahui adanya pemukulan karena itu sudah jam tidur," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Jokowi di Depan Ratusan Habib: Bangun Seribu BLK di Pesantren

Janji Jokowi di Depan Ratusan Habib: Bangun Seribu BLK di Pesantren

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 17:23 WIB

Update Pengeroyokan 2 Penyidik KPK sampai Babak Belur, KPK: Ada Kemajuan

Update Pengeroyokan 2 Penyidik KPK sampai Babak Belur, KPK: Ada Kemajuan

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 06:40 WIB

Ma'ruf Amin Tidak Ingin Pondok Pesantren Jadi Bengkel Anak Nakal

Ma'ruf Amin Tidak Ingin Pondok Pesantren Jadi Bengkel Anak Nakal

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 17:20 WIB

Penyidik KPK Babak Belur, Fadli Zon: Reputasi Hukum Semakin Buruk

Penyidik KPK Babak Belur, Fadli Zon: Reputasi Hukum Semakin Buruk

News | Senin, 04 Februari 2019 | 12:24 WIB

100 Eksemplar Tabloid Barokah Indonesia Siap Edar Ditahan di Kantor Pos

100 Eksemplar Tabloid Barokah Indonesia Siap Edar Ditahan di Kantor Pos

News | Sabtu, 02 Februari 2019 | 15:48 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×