AJI Minta Jokowi Bahas Mutilasi Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi

Pebriansyah Ariefana | Walda Marison
AJI Minta Jokowi Bahas Mutilasi Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi
Jamal Khashoggi (Instagram/@jkhashoggi)

Khashoggi, seorang kontributor The Washington Post, dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen atau AJI meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi membahas kasus mutilasi jurnalis senior asal Arab Saudi Jamal Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman.

Mohammed Bin Salman akan ke Jakarta pekan depan untuk bertemu dengan Jokowi. Mohammed Bin Salman mengunjungi beberapa negara di Asia untuk me "re-branding" nama baiknya dan keluarga.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berharap presiden mau menyampaikan persoalan pembunuhan mutilasi Khashoggi saat melalukan pertemuan dengan Mohammed Bin Salman. Himbauan tersebut akan diberikan kepada Jokowi dari AJI dalam waktu dekat.

"Kita akan sampaikan hal tersebut kepada presiden. Kita masih berencana akan demo atau kirim surat saja. Dalam beberapa hari ini akan diputuskan," Ketua AJI, Abdul Manan kepada Suara.com , Jumat, (15/2/2019).

Menurutnya hal ini harus dibahas dalam pertemuan tersebut. Pasalnya permasalahan ini sangat mengancam hak kebebasan berpendapat dan sudah menjadi sorotan mata dunia.

"Pembunuhan Khashoggi ini diangkat dan disampaikan kepada Pangeran Salman agar pangeran Salman tahu bahwa pembunugan khashoggi jadi pengaruh intetnasional termasuk komunitas wartawan," jelasnya.

Pihaknya meyakini ada keterkibatan keluarga Salman dalam pembunuhan sadis. Namun sejauh ini pihak Arab Saudi hanya mengakui adanya pembunuhan tapi tidak mengakui adanya keterlibatan Arab Saudi.

"Karena kan komunitas international termasuk senat Amerika kan meyakini ada campur tangan salman dalam pembunuhan Khashoggi," jelasnya.

Khashoggi, seorang kontributor The Washington Post, dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Setelah mengeluarkan sejumlah penjelasan yang kontradiktif, Riyadh mengakui bahwa dia terbunuh di dalam gedung konsulat. Turki telah mengupayakan ekstradisi orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan itu dari Arab Saudi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS