Jokowi Disebut Gunakan Earpiece, Timses: Itu Pengalihan Isu Kalah di Debat

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 18 Februari 2019 | 16:49 WIB
Jokowi Disebut Gunakan Earpiece, Timses: Itu Pengalihan Isu Kalah di Debat
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding membantah isu Capres nomor urut 01 Jokowi menggunakan earpiece atau alat bantu komunikasi saat menjalani debat kedua Pilpres 2019. Karding menganggap tudingan penggunaan earpiece yang dilayangkan kubu Prabowo - Sandiaga sebagai upaya untuk mengalihkan isu atas kekalahan di debat.

Terkait tudingan kalau dirinya sebagai aktor yang memberi bisikan kepada Jokowi lewat alat bantu komunikasi, Karding menganggap hal itu keliru.

"Saya dianggap pembisik, itu kekeliruan besar. Itu pengalihan isu itu menutupi kekalahan karena Pak Jokowi menang 6 - 0, dia menang telak. Oleh karena itu dituduhlah kami," ujar Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).

Poitikus PKB ini mengaku tidak melihat ada pemasangan alat tertentu di bagian tubuh Jokowi sebelum debat berlangsung. Menurutnya, hanya ada alat clip on atau alat pengeras suara yang disediakan oleh pihak penyelenggara debat.

Karding menyebut tudingan Jokowi menggunakan alat bantu komunikasi sebagaimana yang ditudingkan oleh kubu Prabowo tidak masuk akal. Pasalnya, di area debat tersebut pun tidak ada sinyal untuk menghubungkan alat bantu komunikasi lantaran telah dilakukan acak sinyal atau jamming.

Lebih jauh Karding mengatakan, tim TKN yang hadir di ruang debat justru menggunakan menggunakan alat bantu komunikasi handy talky (HT). Itu pun, kata Karding tidak mungkin terhubung dengan Jokowi yang tampil di panggung utama dan disorot oleh kamera.

"Lokasi di jaming artinya sekelas handphone itu tak bisa. Chip nggak bisa. Yang bisa dipakai itu jenis handy talky," ucapnya.

"Saya pakai di sini (HT ditaruh) dipinggang dan tali hedsetnya ditaruh di kuping. Saya pegang satu, Pak Aria pegang 1. Ini sama sekali tak tersambung dengan Pak Jokowi. Jadi biar teman-teman BPN dan pendukung Prabowo tau," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU: Jokowi Tak Pakai Earpiece di Debat Pilpres

KPU: Jokowi Tak Pakai Earpiece di Debat Pilpres

News | Senin, 18 Februari 2019 | 16:01 WIB

Sandiaga Tak Yakin Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat dengan Prabowo

Sandiaga Tak Yakin Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat dengan Prabowo

News | Senin, 18 Februari 2019 | 15:44 WIB

Evaluasi Debat Pilpres Kedua, KPU: Pendukung Ganggu Konsentrasi Capres

Evaluasi Debat Pilpres Kedua, KPU: Pendukung Ganggu Konsentrasi Capres

News | Senin, 18 Februari 2019 | 15:42 WIB

Jokowi: Kalau Sudah Sengketa Lahan, Ada yang Bawa Golok, Serem

Jokowi: Kalau Sudah Sengketa Lahan, Ada yang Bawa Golok, Serem

News | Senin, 18 Februari 2019 | 15:17 WIB

Terkini

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:37 WIB

AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer

AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!

Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang

Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:24 WIB

PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim

PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:16 WIB

Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi

Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:12 WIB

Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar

Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:01 WIB

KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik

KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:00 WIB

Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara

Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:54 WIB

Strategi Baru MA Lawan Korupsi: Gandeng KPK untuk Gembleng 200 Pimpinan Pengadilan

Strategi Baru MA Lawan Korupsi: Gandeng KPK untuk Gembleng 200 Pimpinan Pengadilan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:48 WIB