Mengenal Palapa Ring, Isu yang Dibahas di Debat Pilpres 2019

Dinar Surya Oktarini
Mengenal Palapa Ring, Isu yang Dibahas di Debat Pilpres 2019
Presiden Joko Widodo memberikan arahan pelaksanaan Proyek Palapa Ring yang dikerjakan PT Palapa Timur Telematika di Istana Negara, Jakarta.

Proyek tujuh lingkar kecil serat optik ini meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku.

Suara.com - Selama Debat Pilpres 2019 yang berlangsung Minggu (17/2/2019), calon presiden baik Jokowi dan Prabowo sempat menyinggung mengenai isu proyek infrastruktur jaringan telekomunikasi dan internet, Palapa Ring. Lalu, apa itu Palapa Ring?

Dilansir dari situs resmi Kominfo, Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer.

Proyek tujuh lingkar kecil serat optik ini meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku.

Menurut rencana, pembangunan jaringan ini nantinya akan menjangkau 440 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Internet down 48 jam. (pixabay/geralt)
Ilustrasi internet. (pixabay/geralt)

Kabarnya, nanti proyek Palapa Ring ini akan menggabungkan jaringan yang sudah ada dengan jaringan baru pada wilayah timur Indonesia. Jaringan yang dibuat tersebut akan berkapasitas 100 GB dengan mengusung konsep ring.

Pada dasarnya, proyek Palapa Ring ini sudah sempat muncul pada tahun 2007, sayangnya saat itu konsorsium yang harus membangun proyek Palapa Ring mengalami kendala hingga akhirnya terbengkalai selama beberapa dekade.

Hingga pada tahun 2015, di bawah kendali Kementrian Komunikasi dan Informatika, tender proyek Palapa Ring kembali dibuat.

Palapa Ring lalu dibagi dalam tiga paket tergantung wilayah masing-masing. Wilayah barat menjangkau Riau dan Kepulauan Riau. Wilayah tengah menjangkau Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Dan wilayah timur menjangkau Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Palapa Ring. (Kominfo)
Palapa Ring. (Kominfo)

Hingga ini, proyek Palapa Ring sudah rampung di bagian barat dan tengah. Rampungnya proyek Palapa Ring untuk bagian timur akan segera selesai pada kuartal dua di tahun 2019.

Soal pendanaan, proyek ini didanai menggunakan sistem Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan menggunakan skema Availability Payment atau AP.

Diharapkan nantinya proyek Palapa Ring ini akan menjadi tumpuan penyelenggara telekomunikasi dan pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia yang terintegrasi dengan jaringan penyelenggara telekomunikasi.

Rencananya, proyek Palapa Ring ini akan ditargetkan menyediakan kecepatan akses 20 Mbps di perkotaan dan 10 Mbps di pedesaan. Kalau sudah begini, proyek Palapa Ring bisa disebutkan sebagai usaha pemerintah untuk menyamakan akses internet di Indonesia.(HiTekno.com/Amelia Prisilia)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS