Greenpeace Ungkap Oligarkis Penguasa Tambang di Barisan Jokowi dan Prabowo

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 18 Februari 2019 | 17:35 WIB
Greenpeace Ungkap Oligarkis Penguasa Tambang di Barisan Jokowi dan Prabowo
[Greenpeace Indonesia]

Suara.com - Greenpeace Indonesia, lembaga nonprofit yang fokus pada isu lingkungan hidup, merilis data keterlibatan sejumlah politikus dalam dunia pertambangan di Indonesia.

Politikus-politikus itu, menjelang Pilpres 2019, berada di balik pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin maupun nomor undian 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Melalui akun Twitter @greenpeaceid, organisasi itu membeberkan nama-nama penguasa tambang di balik kubu Jokowi maupun Prabowo yang disebut oligarkis tambang.

Greenpeace juga menantang petahana maupun penantang untuk dapat menindak pelanggaran lingkungan yang dilakukan oleh para politikus yang juga pengusaha pertambangan.

“Inilah para oligarki tambang di belakang dua kandidat. Berani menindak pelanggaran lingkungan mereka @jokowi dan @prabowo? #DbatPilpres2019 #BersihkanIndonesia,” tulis akun @greenpeaceid sebagaimana dikutip Suara.com, Senin (18/2/2019).

Menyertai unggahannya, Greenpeace juga membuat grafis berisi sejumlah nama di balik kubu Jokowi maupun Prabowo yang menjadi pemain dalam bidang tambang.

Dari grafis itu, lebih banyak oknum yang bermain tambang di balik kubu Jokowi dibandingkan dengan kubu Prabowo.

Pada kubu Jokowi, Greenpeace menyebutkan ada sosok Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo.

Selanjutnya, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Aburizal Bakrie, Andi Syamsudin Arsyad, Jusuf Hamka, Fachrul Razi, Suaidi Marasabessy, dan Wahyu Sakti Trenggono,

Sementara dari kubu Prabowo ada sosok Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra, adik Prabowo Hashim Djojohadikusumo, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Sudirman Said, Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang di Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla Ferry Mursyidan Baldan, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Banyak warganet yang terkejut, tak menyangka ada banyak penguasa tambang yang bermain di balik kubu kedua kandidat.

“Wow, banyak banget ya pihak 01,” kata warganet @yani_aji3.

“Banyakan kubu petahana ternyata,” tutur warganet @andiadriani_WY.

“Kenapa Jokowi tidak tindak?” ungkap warganet @saha_ruhan.

Meski demikian, tak sedikit pula warganet yang masih mempertanyakan sejumlah pejabat lain yang belum masuk dalam daftar oligarkis penguasa tambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, Dinilai Memfitnah Prabowo soal Lahan

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, Dinilai Memfitnah Prabowo soal Lahan

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:18 WIB

Timses Prabowo: Kami Tidak Menuduh Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat

Timses Prabowo: Kami Tidak Menuduh Jokowi Gunakan Earpiece Saat Debat

News | Senin, 18 Februari 2019 | 17:06 WIB

Jokowi Disebut Gunakan Earpiece, Timses: Itu Pengalihan Isu Kalah di Debat

Jokowi Disebut Gunakan Earpiece, Timses: Itu Pengalihan Isu Kalah di Debat

News | Senin, 18 Februari 2019 | 16:49 WIB

Prabowo Disebut Gunakan Jurus Taichi saat Debat Lawan Jokowi

Prabowo Disebut Gunakan Jurus Taichi saat Debat Lawan Jokowi

News | Senin, 18 Februari 2019 | 16:49 WIB

Terkini

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB