Tingkatkan Infrastruktur Pertanian, Kementan Perkuat Program Padat Karya

MN Yunita

Kamis, 21 Februari 2019 | 10:05 WIB
Tingkatkan Infrastruktur Pertanian, Kementan Perkuat Program Padat Karya
Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu lumbung produksi padi di Jawa Barat. (Dok:Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menilai kantong-kantong kemiskinan masih banyak terdapat di pedesaan. Sehingga peningkatan infrastruktur pertanian melalui program padat karya merupakan salah satu solusi menjawab tantangan mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat (terutama petani) di pedesaan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengemukakan bahwa Kementan melalui Ditjen PSP c.q Direktorat Irigasi Pertanian, sejak tahun 2015 lebih fokus dalam melaksanakan program padat karya untuk mendukung peningkatan infrastruktur irigasi pertanian. Ini juga sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

"Program padat karya dilaksanakan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan penyediaan air irigasi pertanian melalui rehabilitasi dan peningkatan fungsi jaringan irigasi tersier serta pengembangan irigasi perpompaan," jelas Sarwo Edhy, Rabu (20/2/2019).

Ia memaparkan peningkatan infrastruktur irigasi pertanian dilaksanakan dengan cara memberdayakan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Kelompok Tani. Mulai dari perencanaan awal sampai pelaksanaan fisik dilapangan (pelaksanaan secara padat karya).

"Program padat karya infrastruktur pertanian ini diharapkan dapat menyentuh langsung kebutuhan publik sehingga dapat memberikan kontribusi selain peningkatan produksi pertanian, juga pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja," papar Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy pun menjelaskan beberapa keunggulan dari peningkatan infrastruktur irigasi pertanian melalui progam padat karya. Di antaranya meningkatnya semangat partisipatif dan gotong royong, harga kontruksi lebih murah dibandingkan dengan kontraktual, meningkatnya rasa memiliki terhadap sarana yang dibangun dan meningkatnya pendapatan petani atau masyarakat.

"Kegiatan program padat karya oleh masyarakat petani (P3A dan Poktan) dilakukan melalui pola transfer dana pemerintah langsung ke rekening kelompok penerima manfaat. Dana ini untuk digunakan dalam pembangunan fisik infrastruktur irigasi pertanian," tutur Sarwo Edhy.

Pelaksanaan konstruksi Irigasi Pertanian sendiri dilaksanakan secara swakelola oleh P3A/Poktan secara bergotong-royong dengan memanfaatkan partisipasi dari anggotanya.

Sektor strategis ini berperan penting menumbuhkan perekonomian masyarakat, terutama bagi kemajuan petani Indonesia. Sektor pertanian memiliki banyak komponen pendukung.

baca juga

"Nah, sarana dan prasarana pertanian ini menentukan dalam peningkatan produksi pertanian yang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani," kata Sarwo Edhy.

Dia merinci sejumlah program sarana pertanian yaitu pengembangan dan pengelolaan air, sistem pembiayaan usaha, sistem mekanisasi, fasilitasi penyediaan pupuk bersubsidi dan pendaftaran maupum pengawasan. Program-program tersebut berdampak positif bagi peningkatan produk hingga kesejahteraan petani.

“Tercatat adanya peningkatan Indeks Pertanaman (IP) lahan persawahan sebanya 0,5 di wilayah yang mengalami perbaikan irigasi," katanya.

Selain itu, para petani juga merasa aman dalam berproduksi karena pemerintah sudah menyediakan layanan asuransi pertanian. Asuransi mampu menggenjot potensi lahan penghasil padi baru, melalui optimasi lahan rawa di beberapa wilayah.

"Secara nyata program tersebut telah memberi dampak terhadap peningkatan IP, penambahan luas baku lahan, penambahan luas tambah tanam, perlindungan usahatani, dan peningkatan produktivitas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GKR Hemas Pastikan Program Ketahanan Pangan Berdampak Nyata untuk Rakyat

GKR Hemas Pastikan Program Ketahanan Pangan Berdampak Nyata untuk Rakyat

News | Sabtu, 27 September 2025 | 16:40 WIB

Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?

Jawa Timur Juara Ketahanan Pangan Nasional, Bagaimana Kinerja Tanah Pasundan di Era Dedi Mulyadi?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 22:38 WIB

LPDB-KUMKM dan ID FOOD Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

LPDB-KUMKM dan ID FOOD Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2025 | 22:20 WIB

Cegah Petani Jual Padi ke Tengkulak, Bulog Gercep Serap Gabah di Solo Raya

Cegah Petani Jual Padi ke Tengkulak, Bulog Gercep Serap Gabah di Solo Raya

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2025 | 04:46 WIB

Cara Berdikari Jaga Stabilitas Harga Daging Demi Ketahanan Pangan Nasional

Cara Berdikari Jaga Stabilitas Harga Daging Demi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 26 November 2024 | 11:38 WIB

Dorong Peningkatan Ekonomi Desa, SIG Bantu Pengembangan UMKM dan Infrastruktur Pertanian

Dorong Peningkatan Ekonomi Desa, SIG Bantu Pengembangan UMKM dan Infrastruktur Pertanian

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 09:22 WIB

Program Padat Karya Tunai Sumber Daya Air Serap Lebih dari 250 Ribu Pekerja

Program Padat Karya Tunai Sumber Daya Air Serap Lebih dari 250 Ribu Pekerja

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 15:14 WIB

Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 19:11 WIB

Produksi 300 Ribu Unit Mesin, Produsen Ini Bantu Ketahanan Pangan Nasional

Produksi 300 Ribu Unit Mesin, Produsen Ini Bantu Ketahanan Pangan Nasional

Press Release | Selasa, 09 Mei 2023 | 15:25 WIB

Hari Pangan Sedunia ke-42, NFA dan Universitas Brawijaya Gelar Pangan Nusantara 2022

Hari Pangan Sedunia ke-42, NFA dan Universitas Brawijaya Gelar Pangan Nusantara 2022

Press Release | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 15:59 WIB

Terkini

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:39 WIB

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Malang | Sabtu, 07 November 2026 | 18:37 WIB

×