Sering Di-bully sampai Diludahi, Huda Bunuh Temannya

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 28 Februari 2019 | 16:08 WIB
Sering Di-bully sampai Diludahi, Huda Bunuh Temannya
Ilustrasi bully. (Shutterstock)

Suara.com - Huda, lelaki berusia 30 tahun, menghabisi nyawa rekannya bernama Bayu Adi Santo (21), karena sering dirisak alias di-bully.

“Saya sering diejek. Di-bully. Bahkan pernah juga diludahi. Saya sakit hati,” kata Huda di Polres Jombang seperti diberitakan Beritajatim.com—jaringan Suara.com, Kamis (28/2/2019).

Kasat Reskrim Polres Jombang Ajun Komisaris Azi Pratas Guspitu membenarkan pengakuan motif tersebut.

Dia menjelaskan, Huda dan Bayu adalah teman akrab. Namun, Bayu sering berbuat kelewatan terhadap Huda. Pelaku kerap disuruh-suruh, diumpat, hingga pernah juga diludahi.

Karena sering dilecehkan itulah Huda sakit hati. Dia kemudian merencanakan pembunuhan terhadap teman karibnya tersebut.

Pada Sabtu (23/2/2019), warga Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan ini menjemput korban di rumahnya. Alasannya, Bayu diajak menemui seorang perempuan di tanggul sungai Desa Bongkot, Peterongan.

Mereka kemudian berangkat. Namun, keduanya terlebih dulu mampir ke rumah pelaku. Saat itulah Huda mengambil sabit dan diselipkan di pinggang. Tak lama berselang, mereka berboncengan berangkat menuju lokasi.

Ketika sampai di sekitar tanggul sungai Desa Bongkot, korban kecewa, karena perempuan yang dijanjikan tidak ada. Merasa dibohongi, Bayu melampiaskan kemarahannya dengan memukul Huda.

Pelaku mencoba membela diri. Dia lantas menarik sabit yang sudah disiapkan di pinggang. Senjata tajam itu dikalungkan ke leher korban. Darah segar mengucur dari leher Bayu.

Warga Desa Dukuhklopo ini terhuyung dan roboh. Mengetahui korbannya tak berdaya, Huda menyeret tubuh rekannya dan dimasukkan dalam kubangan bekas pembuatan bata merah di bibir sungai.

Tidak lupa, pelaku mengambil ponsel dan kalung emas milik korban. Selain itu, sepeda motor Honda Mega Pro nopol S 4858 WL milik korban juga dibawa kabur.

“Pelaku sempat kabur ke Surabaya. Kemudian kembali ke Jombang dan sembunyi di rumah kerabatnya di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito,” kata Azi.

Mayat korban ditemukan warga tiga hari kemudian, Selasa (26/2/2019). Saat ditemukan tidak ada identitas secuil pun pada diri korban, sehingga Bayu sempat menyandang Mr X.

Satu-satunya petunjuk adalah tato bergambar manusia bersayap yang ada di punggung. Hingga akhirnya pihak keluarga mendatangi kantor polisi. Identitas korban terkuak.

“Pengakuan pelaku, sabit yang dipakai untuk membunuh korban dibuang ke sungai seusai kejadian. Kami masih melakukan pencarian. Dia merupakan pelaku tunggal,” kata Azi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Edian Saputra Tega Bunuh Ibu Kandungnya yang Sedang Mencuci

Edian Saputra Tega Bunuh Ibu Kandungnya yang Sedang Mencuci

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 15:57 WIB

Tabrak Pejalan Kaki Tewaskan 6 Orang, Warga Australia Dihukum Seumur Hidup

Tabrak Pejalan Kaki Tewaskan 6 Orang, Warga Australia Dihukum Seumur Hidup

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:45 WIB

Tisu Makan Jadi Kunci Terkuaknya Kasus Pembunuhan 26 Tahun Silam

Tisu Makan Jadi Kunci Terkuaknya Kasus Pembunuhan 26 Tahun Silam

Lifestyle | Rabu, 20 Februari 2019 | 17:05 WIB

Mike Tyson Klaim Sogok Penjaga Kebun Binatang Rp 141 Juta, untuk Apa?

Mike Tyson Klaim Sogok Penjaga Kebun Binatang Rp 141 Juta, untuk Apa?

Sport | Selasa, 19 Februari 2019 | 13:45 WIB

Imam Masjid Bantai Istri dan Bayi Gara-gara Dilarang Merokok

Imam Masjid Bantai Istri dan Bayi Gara-gara Dilarang Merokok

News | Senin, 18 Februari 2019 | 19:07 WIB

Terkini

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB