Anak Punk yang Diduga Menistakan Agama Nangis di Kaki Ibunya

Reza Gunadha

Sabtu, 02 Maret 2019 | 19:56 WIB
Anak Punk yang Diduga Menistakan Agama Nangis di Kaki Ibunya
Machbook Firdaus (20 tahun), sebelumnya disebut EP pengunggah status di jejaring media sosial Facebook dan diduga menistakan agama beberapa waktu lalu, menangis di bawah kaki ibunya Dian Rosdiana (40 tahun).[Sukabumiupdate]

Suara.com - Machbook Firdaus, pemuda berusia 20 tahun dari komunitas punk di Sukabumi, Jawa Barat, menangis tak terbendung di bawah kaki ibunya, Dian Rosdiana (40).

Firdaus adalah pemilik akun Facebook yang terdapat tulisan diduga menistakan agama beberapa waktu lalu, karena mempertanyakan wujud Tuhan.

Pria berambut skinhead ala punk dan bertato ini merupakan warga Kampung Parungbaliung, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Ia tertunduk lesu dihadapan sejumlah ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi dan ibunya.

Anak kedua dari enam bersaudara ini mengklarifikasi tulisan di Facebook miliknya yang menuai kegeraman ormas Islam setempat, hingga membawanya ke Mapolres Sukabumi Kota.

Firdaus mengakui akun Facebook itu miliknya, tapi dia tak merasa membuat tulisan yang disebut menistakan agama tersebut.

"Saya tidak merasa membuat status itu, tak tau siapa. Tapi itu benar akun saya, dan mohon maaf jika telah membuat gaduh terutama kepada umat Islam," ujarnya tertunduk lesu kepada ibunya, Jumat (01/3/2019).

Seusai mengklarifikasi dan mendengarkan penjelasan dari polisi maupun MUI, Firdaus meminta maaf kepada ibundanya, Dian Rosdianan. Tangisan anak dan ibu ini pecah tak terbendung, mereka saling meminta maaf.

"Maafkan jika status anak saya berdampak pada semuanya, kepada umat Islam, karena keteledoran anak saya menimbulkan kejadian seperti ini," kata Dian menahan tangis seperti diberitakan Sukabumiupdate—jaringan Suara.com, Sabtu (2/3).

baca juga

Ibu yang bekerja sebagai ojek online ini mengakui, bukan tidak mengawasi anaknya. Pasalnya ia sibuk bekerja mencari nafkah untuk anak-anaknya.

"Jarang pulang. Setiap hari saya bekerja, berangkat siang dan pulang malam. Saya mengurusnya sendiri, karena sejak kecil sudah ditinggal ayahnya," paparnya.

Ia berharap, dengan kejadian ini membuat anaknya lebih baik. Karena Dian meyakini anaknya hanya salah pergaulan sehingga kerap kali melawan kepadanya.

"Mudah-mudahan MUI membantu agar anak saya lebih baik, saya juga setuju jika anaknya pesantren.”

Sebelumnya diberitakan, Firdaus dibawa sejumlah orang dari ormas tertentu ke kantor polisi di Sukabumi, Jawa Barat, karena dituduh menghina Islam melalui media sosial.

Tuduhan itu bermula ketika Firdaus mengunggah tulisan di akun Facebook miliknya yang mempertanyakan wujud Tuhan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanya Wujud Tuhan, Anak Punk Digelandang Ormas Islam ke Polisi

Tanya Wujud Tuhan, Anak Punk Digelandang Ormas Islam ke Polisi

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 17:47 WIB

Anang Hilang Sejak Kemarin, Diduga Tenggelam di Sungai

Anang Hilang Sejak Kemarin, Diduga Tenggelam di Sungai

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 07:05 WIB

Cari Bebek Saat Hujan Deras, Nenek Hanimah Tewas Tersambar Petir

Cari Bebek Saat Hujan Deras, Nenek Hanimah Tewas Tersambar Petir

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 11:54 WIB

Disdukcapil Akui 23 dari 500 WNA di Sukabumi Punya e-KTP

Disdukcapil Akui 23 dari 500 WNA di Sukabumi Punya e-KTP

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 18:53 WIB

Viral Video Emak-emak Dikasih Beras Bansos dan Nyatakan Dukung Jokowi

Viral Video Emak-emak Dikasih Beras Bansos dan Nyatakan Dukung Jokowi

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 15:53 WIB

Terkini

5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps

5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 07:05 WIB

4 Shio yang Paling Hoki 11 September 2026, Ada Naga hingga Kerbau

4 Shio yang Paling Hoki 11 September 2026, Ada Naga hingga Kerbau

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 06:50 WIB

Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?

Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 06:12 WIB

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

×