TKN: Hoaks Ma'ruf Amin Tanggapi Cuitan Dahnil Anzar, Bukan Warga Banten

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Selasa, 05 Maret 2019 | 17:35 WIB
TKN: Hoaks Ma'ruf Amin Tanggapi Cuitan Dahnil Anzar, Bukan Warga Banten
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN), Maman Imanulhaq mengklarifikasi pernyataan Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin yang membuat warga Banten sakit hati karena menyebut informasi yang disebar Juru Bicara Prabowo - Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak adalah hoaks. 

Maman menjelaskan pernyataan hoaks Ma'ruf Amin tersebut bukan dimaksudkan atas peristiwa warga Banten yang ditandu saat ke Puskesmas. Menurutnya, Ma'ruf Amin hanya menanggapi cuitan Dahnil yang beredar di media sosial karena dianggap menggeneralisir seolah peristiwa itu terjadi di seluruh daerah.

"Jadi yang dimaksud Abah (Ma'ruf Amin) hoaks bukan peristiwa tandu itu, tetapi hoaks itu kan sebuah kebenaran yang di disinformasi dipakai untuk mendiskreditkan pemerintah seolah-olah tidak ada pembangunan, seolah-olah hanya ada satu kasus tapi itu dijadikan semua kasus. Padahal pembangunan di Banten sudah terlihat masif, signifikan begitu," tutur Maman saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/3/2019).

Ma'ruf Amin, kata dia telah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terutama ke keluarga korban. Maman mengatakan, Ma'ruf Amin tidaklah bermaksud untuk menyakiti.

"Tentu Abah minta maaf tidak berniat menyakiti dan semoga keluarga diberi kesembuhan," ucapnya.

Lebih lanjut, Maman mengklaim Ma'ruf Amin yang menjadi pendamping capres petahana Joko Widodo memiliki komitmen atas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya, lewat program Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Kami yakin pembangun Puskesmas termasuk puskesmas tipe yang ada perawatan dan sebagainya itu jadi prioritas bagi kami. Sekali lagi Banten akan jadi prioritas sehingga tidak perlu ada lagi keluarga yang ditandu seperti kasus ldi Banten itu," ungkapnya.

Sebelumnya, Rifa’i, warga Banten mengaku sakit hati atas pernyataan Ma'ruf Amin yang menyebut kakek sakit ditandu pakai sarung hoaks. Rifa'i adalah anak pertama Ahmad Tholib (70), kakek yang yang ditandu menggunakan sarung dan bambu di Serang, Banten.

baca juga

Video kakeknya yang ditandu pakai sarung itu viral di media sosial. Dalam video itu tampak Ahmad Tholib ditandu pakai sarung menuju puskesmas.

“Waduh, bagaimana kalau abah (Ahmad Tholib) denger? Saya saja sebagai anaknya sakit hati. Itu kan ada video dan foto-fotonya dari awal perjalanan sampai puskesmas (ada), masa dituduh hoaks sih,” kata Rifa’i.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ma'ruf Amin: Dalang Kampanye Hitam Emak-emak di Karawang Harus Dicari!

Ma'ruf Amin: Dalang Kampanye Hitam Emak-emak di Karawang Harus Dicari!

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 12:03 WIB

Jubir BPN Sepakat Ucapan Maruf Amin Soal Penyebar Hoaks Pantas Masuk Neraka

Jubir BPN Sepakat Ucapan Maruf Amin Soal Penyebar Hoaks Pantas Masuk Neraka

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 19:02 WIB

Sebut Dhani Tak Tahu Soal NU, Ini Respons BPN ke Maruf Amin

Sebut Dhani Tak Tahu Soal NU, Ini Respons BPN ke Maruf Amin

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 17:14 WIB

Diajak Pendukung Asal Minang Makan di RM Sederhana, Maruf: Ini Surprise

Diajak Pendukung Asal Minang Makan di RM Sederhana, Maruf: Ini Surprise

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 16:26 WIB

Ma'ruf: Gerakan 212 Sudah Selesai, Saya Buat untuk Menghukum Ahok

Ma'ruf: Gerakan 212 Sudah Selesai, Saya Buat untuk Menghukum Ahok

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 00:00 WIB

Terkini

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:26 WIB

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

×