Ingatkan Hari Pencoblosan, Relawan Pertiwi Gelar Rabonan

Chandra Iswinarno

Rabu, 06 Maret 2019 | 11:29 WIB
Ingatkan Hari Pencoblosan, Relawan Pertiwi Gelar Rabonan
Relawan Pertiwi pendukung Jokowi-Maruf menggelar gerakan 'Rabonan' di salah satu Pasar Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (6/3/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Relawan perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) gelar gerakan 'Rabonan' yang bertujuan menyosialisasikan pasangan calon (paslon) nomor 01 Jokowi-Maruf Amin di pelosok Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pengarah Relawan Pertiwi Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan gerakan Rabonan sengaja dilakukan untuk mengingatkan masyarakat bahwa hari pencoblosan pada 17 April 2019 bertepatan dengan hari Rabu.

"Jadi kita akan selalu mengingatkan, tanggal 17 April itu saat Pemilu jatuhnya hari Rabu, maka gerakan Rabonan menjadi pengingat kepada masyarakat," kata Hevearita, saat blusukan di Pasar Karangayu Semarang, Rabu (6/3/2019).

Lantaran itu, setiap hari Rabu pula, Relawan Pertiwi akan berkeliling Kota Semarang seperti di pasar tradisional, perkumpulan perempuan dan pelosok kampung untuk mengampanyekan Jokowi-Maruf Amin.

"Pokoknya ingat Rabu, itu pencoblosan, buka lembar kertas suara lalu coblos gambar Pak Jokowi-Maruf Amin," kata Hevearita yang tengah cuti sebagai Wakil Wali Kota Semarang.

Hevearita menyebut, ada sejumlah pasar yang akan di Kota Semarang yang akan dikunjunginya untuk sasaran kampanye. Di antaranya Pasar Karangayu, Pasar Krempyeng, Pasar Damar, Pasar Rasamala, Pasar Jakrah, Pasar Mangkang, Pasar Purwogondo, Pasar Surtikanto, Pasar Bugangan, Pasar Langgar, Pasar Karimata, Pasar Pedurungan, Pasar Suryokusumo, Pasar Gayamsari, dan lainnya.

"Pasar itu tempat berkumpulnya masyarakat berbagai kalangan, terutama kaum ibu-ibu. Saya ingin menggalang suara ibu-ibu untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Jangan sampai suara perempuan salah pilih pemimpin," katanya.

Tak hanya mengampanyekan Jokowi-Maruf, blusukan Rabonan juga dimaksudkan untuk menangkal pesan kampanye hitam yang selalu menyasar harga sembako.

"Kenapa ke pasar tradisional, agar ibu-ibu yakin dan tidak takut belanja karena kabar hoaks harga sembako tak stabil. Buktinya tadi harga sangat terjangkau, tempe 5 ribu dapat gede, daging ayam satu kilo hanya Rp 27.500," katanya.

baca juga

Karenanya, sebagai wakil walikota dia sudah mengambil cuti setiap hati Rabu, mulai dari 5 Maret 2019 sampai 10 Apri 2019. Surat cuti telah disetujui Gubenur Jateng Ganjar Pranowo.

"Konsep utama kampanye memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami tidak ingin meniru kampanye hitam lewat cara menebar hoaks dan kebencian. Saya akan terus mendorong kawan-kawan pendukung Jokowi untuk berkampanye secara positif," ujarnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketum PPP: HTI Tak Peduli dengan Keislaman Prabowo

Ketum PPP: HTI Tak Peduli dengan Keislaman Prabowo

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 10:47 WIB

Warga AS dan Filipina Sempat Masuk Daftar Pemilih Pemilu 2019 di Bekasi

Warga AS dan Filipina Sempat Masuk Daftar Pemilih Pemilu 2019 di Bekasi

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 22:09 WIB

Sebut Ada 15 Juta Data Invalid di KPU, Fahri: Bisa Dipakai Nyoblos di TPS

Sebut Ada 15 Juta Data Invalid di KPU, Fahri: Bisa Dipakai Nyoblos di TPS

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 22:07 WIB

Facebook Larang Iklan Politik Asing di Indonesia

Facebook Larang Iklan Politik Asing di Indonesia

Tekno | Selasa, 05 Maret 2019 | 16:52 WIB

Usai Temui Jokowi di Istana, PHDI Ajak Umat Hindu Datang ke TPS 17 April

Usai Temui Jokowi di Istana, PHDI Ajak Umat Hindu Datang ke TPS 17 April

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 15:37 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×