Kisah Antonis Ketinggalan Ethiopian Airlines sehingga Terhindar dari Maut

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 11 Maret 2019 | 14:34 WIB
Kisah Antonis Ketinggalan Ethiopian Airlines sehingga Terhindar dari Maut
Tiket Ethiopian Airlines milik Antonis Mavropoulos yang terindar dari kecelakaan maut karena terlambat. [Facebook]

Suara.com - Antonis Mavropoulos, warga Yunani, bisa dikatakan satu-satunya penumpang pesawat Ethiopian Airlines yang selamat.

Pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines itu terjatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Bole, Addis Ababa Ethiopia ke Nairobi, Kenya, Minggu (10/3) akhir pekan lalu.

Burung besi itu terjatuh bersama 149 penumpang dan delapan awak di kota Bishoftu, 62 kilometer dari ibu kota Ethiopia, Addis Ababa.

“Aku adalah pria beruntung. Aku adalah penumpang pesawat itu, tapi karena ketinggalan, aku tak ikut menjadi korban,” tulis Antonis di akun Facebook miliknya yang dikutip News.com.au, Senin (11/3/2019).

Awalnya, Antonis merasa jengkel karena terlambat ke bandara untuk diterbangkan Ethiopian Airlines ke Nairobi.

Ia menuturkan, Minggu pagi hendak ke Nairobi Kenya untuk mengikuti pertemuan tahunan program lingkungan PBB. Antonis sendiri adalah Presiden Asosiasi Limbah Padat Internasional.

"Saya marah karena tidak ada yang membantu saya mencapai gerbang bandara tepat waktu," kata Antonis.

Infografis jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines di Ethiopia. [Suara.com]
Infografis jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines di Ethiopia. [Suara.com]

Antonis baru sampai ke pintu gerbang bandara, dua menit setelah pintu pesawat ditutup. Ia sempat meminta pintu pesawat dibuka agar bisa masuk. Namun, polisi justru membawanya ke kantor keamanan.

"Petugas mengatakan kepada saya untuk tidak memprotes, tetapi untuk berdoa kepada Tuhan karena saya adalah satu-satunya penumpang penerbangan ET 302 yang tak hilang."

Untuk diketahui, pesawat penerbangan ET 302 menuju Nairobi, Kenya itu meninggalkan bandara Bole di Addis Ababa pada pukul 08.38 pagi waktu setempat. Namun, pada 08.44 pagi, otoritas layanan navigasi kehilangan kontak pesawat itu.

"Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung dan kami tidak memiliki informasi yang dikonfirmasi tentang selamat atau kemungkinan korban," kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

Kantor perdana menteri langsung mengirimkan bela sungkawa melalui Twitter untuk mereka yang menjadi korban dalam kecelakaan itu.

Ethiopian Airlines adalah maskapai pelat merah milik negara serta operator paling besar di benua Afrika. Tahun lalu, Ethiopian Airlines tercatat menerbangkan 10,6 juta penumpang.

Kecelakaan besar terakhir pada Januari 2010, ketika penerbangan dari Beirut, ibu kota Lebanon, turun tak lama setelah tinggal landas.

Sementara BBC menyebutkan bahwa tidak ada penumpang yang selamat dalam kecelakaan di Bishoftu ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026

Sport | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:35 WIB

World App: Peluang Cuan atau Jebakan? Belajar dari Pengalaman Warga Kenya yang Lebih Dulu Daftar

World App: Peluang Cuan atau Jebakan? Belajar dari Pengalaman Warga Kenya yang Lebih Dulu Daftar

Video | Selasa, 13 Mei 2025 | 16:23 WIB

Cek Fakta: Jokowi dan Presiden Kenya Merayakan Terpilihnya Mereka Sebagai Finalis Tokoh Terkorup

Cek Fakta: Jokowi dan Presiden Kenya Merayakan Terpilihnya Mereka Sebagai Finalis Tokoh Terkorup

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 11:15 WIB

Sama-sama Jadi Tokoh Paling Korup di Dunia Versi OCCRP, Momen Jokowi Salaman dengan Presiden Kenya Jadi Sorotan

Sama-sama Jadi Tokoh Paling Korup di Dunia Versi OCCRP, Momen Jokowi Salaman dengan Presiden Kenya Jadi Sorotan

Tekno | Sabtu, 25 Januari 2025 | 12:33 WIB

Pisau Purba 3 Juta Tahun di Kenya: Bukti Inovasi Awal Manusia?

Pisau Purba 3 Juta Tahun di Kenya: Bukti Inovasi Awal Manusia?

Tekno | Kamis, 16 Januari 2025 | 08:56 WIB

Stop Illegal Fishing! Kenya Temukan Solusi Cerdas Budidaya Ikan Laut

Stop Illegal Fishing! Kenya Temukan Solusi Cerdas Budidaya Ikan Laut

Video | Minggu, 05 Januari 2025 | 16:00 WIB

Kebakaran di Asrama Kenya, 17 Siswa yang Sedang Tidur Tewas Hingga Tak Bisa Dikenali

Kebakaran di Asrama Kenya, 17 Siswa yang Sedang Tidur Tewas Hingga Tak Bisa Dikenali

News | Jum'at, 06 September 2024 | 20:15 WIB

Asrama Sekolah Dasar di Kenya Terbakar, 17 Nyawa Melayang

Asrama Sekolah Dasar di Kenya Terbakar, 17 Nyawa Melayang

News | Sabtu, 07 September 2024 | 03:05 WIB

Polisi Kenya Buru 'Vampir' Pembunuh Berantai yang Kabur, Hadiah Besar Disiapkan

Polisi Kenya Buru 'Vampir' Pembunuh Berantai yang Kabur, Hadiah Besar Disiapkan

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:42 WIB

Vampir Kenya Lolos! Pembunuh Berantai yang Mengaku Bunuh 42 Wanita Kabur dari Penjara

Vampir Kenya Lolos! Pembunuh Berantai yang Mengaku Bunuh 42 Wanita Kabur dari Penjara

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:11 WIB

Terkini

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB