Mensos Salurkan Bantuan Tahap I di Kabupaten Lumajang

Fabiola Febrinastri

Selasa, 12 Maret 2019 | 09:35 WIB
Mensos Salurkan Bantuan Tahap I di Kabupaten Lumajang
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap l 2019, senilai total Rp 64.213.060.000 untuk Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap l 2019, senilai total Rp 64.213.060.000 untuk Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Untuk kabupaten ini, bansos PKH mencakup 46.398 keluarga dengan nilai Rp 54.327.250.000, sementara BPNT mencakup 89.871 keluarga, dengan nilai Rp 9.885.810.000.

Menurut Mensos, presentase kemiskinan saat ini 9.66 persen, berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2018. Jumlah ini merupakan capaian penting, meskipun secara riil, jumlah warga kurang mampu tidaklah sedikit.

"Maka usulan meningkatkan anggaran bantuan sosial termasuk PKH dan BPNT, bisa dipandang sebagai upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan masalah kemiskinan. Di lain pihak, juga untuk mendorong proses graduasi KPM (Keluarga Penerima Manfaat), sehingga bansos bisa dialokasikan untuk warga kurang mampu lainnya," katanya, usai menghadiri kegiatan Sosialisasi PKH dan BPNT di Lumajang, Senin (11/3/2019).

Secara umum, pada penyaluran bansos Tahap l 2019, Kementerian Sosial menyalurkan Rp 2,284,533,755,000 untuk Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan ini, anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Nur Purnamasidi, dan anggota 3 BPK, Achsanul Qosasi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Tampak hadir pula, Inspektur Jenderal Kemensos, Dadang Iskandar, Staf Ahli Mensos, Prof. Syahbuddin, Karo Humas, Sonny W. Manalu dan Karo Umum, Adi Wahyono.

Menurut Mensos, presentase angka kemiskinan menjadi sebesar 9,66 persen punya makna penting karena juga dibarengi dengan penurunan indeks gini, yakni 0,381.

"Ini bukti nyata bahwa bansos, termasuk di dalamnya PKH dan BPNT, efektif dan punya dampak langsung dalam menurunkan angka kemiskinan. Namun di sisi lain, kenaikan anggaran juga harus dibarengi dengan pengawasan sehingga pengelolaan anggaran bansos tepat sasaran," katanya.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menyinggung soal rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Kartu Sembako Murah yang menjadi pelengkap Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Pihaknya kini tengah mengkaji konsep, bentuk, dan program Kartu Sembako Murah.

baca juga

"Konsep, bentuk, dan kegiatan kartu ini sedang kami susun dan rumuskan," katanya.

Sejumlah opsi tengah digodok, termasuk  mengintegrasikan dan menambah jangkauan Kartu Sembako Murah dengan bansos BPNT. Para KPM yang mendapatkan bansos tersebut, diharapkan tidak lagi hanya membeli beras dan telur, tetapi juga ditambah dengan kebutuhan pokok lainnya.

"Kalaupun tidak (terintegrasi) dengan Kartu Sembako Murah, bansos BPNT tidak hanya bisa untuk membeli beras dan telur, tapi juga minyak goreng dan gula," katanya, dalam kesempatan sebelumnya.

Dukung Kenaikan Anggaran
Dalam kesempatan sama, anggota Komisi XI DPR, Muhammad Nur Purnamasidi menyatakan dukungan dan apresiasinya pada bansos PKH dan BPNT, yang dinilainya memilik dampak signifikan dalam pengentasan kemiskinan.

"Kalau tadi sudah disampaikan, presentase kemiskinan mencapai angka 9,66 persen dan indeks gini 0,381, maka saya berharap, 10 tahun lagi tidak ada PKH dan BPNT. Itu artinya kemiskinan sudah tidak ada lagi," katanya.

Nur mendukung sejumlah rencana yang akan mempercepat proses graduasi KPM PKH, salah satunya terhadap kenaikan anggaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos : Tagana Masuk Sekolah Siap Jadi Gerakan Nasional

Mensos : Tagana Masuk Sekolah Siap Jadi Gerakan Nasional

News | Senin, 04 Maret 2019 | 09:57 WIB

Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 08:35 WIB

Mensos Resmikan Sarana bagi Komunitas Terpencil di Kalbar

Mensos Resmikan Sarana bagi Komunitas Terpencil di Kalbar

News | Jum'at, 16 November 2018 | 09:12 WIB

Kehadiran Mensos di Lokasi Ujian CPNS Curi Perhatian Peserta

Kehadiran Mensos di Lokasi Ujian CPNS Curi Perhatian Peserta

News | Jum'at, 02 November 2018 | 09:40 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×