Setelah 700 Hari Penyerangan Novel, Polisi Masih Belum Bisa Ungkap

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Selasa, 12 Maret 2019 | 19:26 WIB
Setelah 700 Hari Penyerangan Novel, Polisi Masih Belum Bisa Ungkap
Koalisi Masyarakat Sipil peringati ''700 hari penyerangan Novel Baswedan' di depan Lobi Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (12/3/2019). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi terus mendesak kepolisian untuk menuntaskan kasus teror yang terjadi terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Desakan tersebut disampaikan dalam peringatan '700 hari penyerangan Novel Baswedan' di depan Lobi Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (12/3/2019).

"Kasus Novel sampai hari ini sudah 700 hari pasca penyerangan tanggal 11 april 2017. Belum ada perkembangan sama sekali yang berarti," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Arif Maulana.

Arif juga menyoroti tim gabungan bentukan Polri dan KPK yang belum menuai hasil hingga saat ini, meski tim gabungan yang melibatkan penyidik - penyidik terbaik institusi tersebut.

"Banyak perwira banyak penyidik, banyak sekali kalau kita melihat, itu belum ada hasil yang berarti yang disampaikan kepada publik dan belum terungkap kasusnya," katanya.

Padahal, jelas Arif, tim tersebut sudah bekerja leboh dari tiga bulan sejak pembentukannya.

"Dibentuknya tim gabungan antara Polri dengan KPK, kurang lebih sudah tiga bulan berlalu, tidak ada hasil yang disampaikan kepada kami semua. Termasuk proses penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian," ujar Arif

Lantaran itu, Koalisi Masyarakat Sipil mengirimkan surat kepada kepolisian agar menyampaikan secara transparan kepada publik terkait perkembangan kasus teror Novel.

"Kami meminta tim gabungan Polri untuk menyampaikan transparansi dan akuntabilitas proses kerja yang mereka lakukan," tutur Arif

baca juga

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi merupakan gabungan beberapa lembaga dan komunitas organisasi antikorupsi seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Amnesty International dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Kasus Dana Hibah Kemenpora ke KONI

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Kasus Dana Hibah Kemenpora ke KONI

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 17:59 WIB

Bahas Pendanaan Kampanye, KPK Sambangi Empat DPP Parpol

Bahas Pendanaan Kampanye, KPK Sambangi Empat DPP Parpol

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 11:45 WIB

Irwandi Terjerat Kasus Korupsi, Nur Djuli Sempat Tenangkan Kombatan GAM

Irwandi Terjerat Kasus Korupsi, Nur Djuli Sempat Tenangkan Kombatan GAM

News | Senin, 11 Maret 2019 | 22:13 WIB

Sasar Korupsi Pasar Modal dan Perbankan, KPK Akan Rekrut Penyidik dari OJK

Sasar Korupsi Pasar Modal dan Perbankan, KPK Akan Rekrut Penyidik dari OJK

News | Senin, 11 Maret 2019 | 18:03 WIB

Berpeluang Jadi Calon Penyidik, KPK Terima 167 Anggota Polri

Berpeluang Jadi Calon Penyidik, KPK Terima 167 Anggota Polri

News | Senin, 11 Maret 2019 | 15:17 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×