Soal Siti Aisyah, Fadli Zon: Harusnya Lobi Mahathir, Agar Tak Terlalu Jujur

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 13 Maret 2019 | 15:29 WIB
Soal Siti Aisyah, Fadli Zon: Harusnya Lobi Mahathir, Agar Tak Terlalu Jujur
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat kunjungan kenegaraan di beranda Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6).

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon melontarkan sindiran terkait pembebasan Siti Aisyah. Menurut Fadli seharusnya pemerintah Jokowi melobi Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad agar tidak terlalu jujur.

Sindiran itu diutarakan oleh Fadli menyusul klaim Pemerintah Joko Widodo atau Jokowi yang menyebut bebasnya Siti Aisyah berkat lobi yag dilakukan Indonesia kepada Malaysia. Namun, Mahathir justru memberikan pernyataan yang bertolak belakang, ia tidak mengetahui adanya lobi terkait pembebasan Siti Aisyah.

Melalui akun Twitter @fadlizon, Fadli menyindir pemerintah telah kecolongan dan tidak melobi Mahathir terlebih dahulu agar tidak berkata terlalu jujur. Sehingga skenario kebohongan menjadi terbongkar.

Harusnya ada yg melobi PM Mahathir agar jangan bicara terlalu jujur apa adanya. Merusak scenario ‘kepahlawanan’ membebaskan Siti Aisyah,” cuit Fadli seperti dikutip Suara.com, Rabu (13/3/2019).

Fadli sendiri mengaku malu membaca pernyataan Mahathir yang tidak mengetahui adanya lobi Indonesia dengan Malaysia untuk membebaskan Siti Aisyah. Ia menilai pemerintah Jokowi terlalu cepat mengklaim keberhasilan, padahal masih ada banyak masalah soal WNI yang tak terselesaikan.

cuitan Fadli Zon soal pembebasan Siti Aiysah (Twitter)
cuitan Fadli Zon soal pembebasan Siti Aiysah (Twitter)

Kalau baca komentar Mahathir jadi malu. Begitu ada keberhasilan langsung klaim. Tapi masih ada banyak masalah tak terselesaikan soal WNI di luar negeri,” ungkap Fadli.

Sebelumnya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan bahwa ada tiga alasan utama Siti Aisyah dibebaskan dari dakwaan kasus pembunuhan Kim Jong Nam. Pihak Malaysia tidak memiliki bukti cukup kuat untuk bisa mengadili Siti Aisyah.

Tak hanya itu, Yasonna juga mengklaim seringkali melakukan koordinasi dengan Malaysia dan meminta agar Siti Aisyah dibebaskan. Berbagai lobi yang dilancarkan pun akhirnya berhasil.

“Atas perintah Bapak Presiden, kami, Menlu, Kapolri, Jaksa Agung, berkoordinasi dengan Malaysia untuk mencari cara pembebasan beliau. Bapak Presiden berkomunikasi dengan baik dengan Pak Najib maupun Tun Mahathir. Ini proses panjang upaya dilakukan membantu Saudari Aisyah dan kehadiran negara sesuai Nawa Cita,” kata Yasonna.

baca juga

Sementara itu, PM Malaysia Mahathir Mohamad mengakui tidak tahu menahu mengenai lobi yang dimaksud. Mahathir meyakini pembebasan Siti Aisyah murni atas putusan pengadilan yang membebaskan Siti Aisyah dari dakwaan pembunuhan Kim Jong Nam, saudara tiri pimpinan Korea Utara Kim Jong Un.

“Saya tidam memiliki informasi (tentang lobi). Ini adalah keputusan yang dibuat oleh pengadilan. Dia diadili dan kemudian dipulangkan. Jadi, itu adalah proses yang sesuai hukum,” ujar Mahathir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali ke Rumahnya, Siti Aisyah Pingsan

Kembali ke Rumahnya, Siti Aisyah Pingsan

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 15:05 WIB

Tim Prabowo: Silent Diplomacy Siti Aisyah Melahirkan Kebohongan Baru

Tim Prabowo: Silent Diplomacy Siti Aisyah Melahirkan Kebohongan Baru

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 14:31 WIB

Siti Aisyah Bebas, Vietnam Minta Keadilan Bagi Doan Thi Huong

Siti Aisyah Bebas, Vietnam Minta Keadilan Bagi Doan Thi Huong

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 12:57 WIB

Sindiran Fahri Hamzah Soal Pembebasan Siti Aisyah: Mau Klaim, Malu Sendiri

Sindiran Fahri Hamzah Soal Pembebasan Siti Aisyah: Mau Klaim, Malu Sendiri

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 12:19 WIB

Dahnil ke Mahathir: Maafkan Pemerintah Kami Klaim Lobi Bebaskan Siti Aisyah

Dahnil ke Mahathir: Maafkan Pemerintah Kami Klaim Lobi Bebaskan Siti Aisyah

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 11:56 WIB

Bamsoet Berharap Pemerintah Bantu 'Siti Aisyah' Lainnya

Bamsoet Berharap Pemerintah Bantu 'Siti Aisyah' Lainnya

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 11:16 WIB

Terkini

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

×