Jokowi: Rakyat Ingin Merasakan Indonesia Bebas dari Korupsi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 13 Maret 2019 | 19:45 WIB
Jokowi: Rakyat Ingin Merasakan Indonesia Bebas dari Korupsi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tidak ada lagi ego kementerian dan ego sektoral dalam aksi pencegahan korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam acara penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2019-2020 dan Laporan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

"Saya ingin tegaskan apa yang sudah dituangkan dalam aksi pencegahan korupsi agar dilaksanakan dan jangan hanya dibaca. Dan jangan lagi ada ego-ego kementerian dan sektoral karena rakyat tak sabar menanti dan melihat, ingin merasakan Indonesia yang bebas dari korupsi," ujar Jokowi saat menyampaikan sambutan.

Dalam kesempatan ini, Jokowi mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam mencegah dan memberantas korupsi dalam empat tahun terakhir. Sehingga kata Jokowi, indeks persepsi korupsi dari skor 34 di tahun 2014 meningkat menjadi 38 di tahun 2018.

"Saya mengapresiasi dan mngargai atas kerja keras semua pihak sehingga dalam 4 tahun terakhir kita gencar dan terus menerus menekan perilaku korupsi. Sehingga indeks persepsi korupsi kita membaik dari skor 34 di tahun 2014 meningkat menjadi 38 di tahun 2018," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan data Indonesia Corruption Watch (ICW), angka pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik semakin menurun.

"Pelayanan publik juga semakin bebas pungli, surveinya menunjukkan pungli layanan kesehatan turun dari 14 persen menjadi 5 persen. Namun 5 persen masih gede. Pungli pelayanan catatan sipil menurun dari 31 persen menjadi 17 persen. Itu angka masih gede. Kita ingin angka ini turun sampai 0 persen," tutur Jokowi.

Karena itu Jokowi berharap angka pungli dalam pelayanan publik semakin menurun hingga 0 (Nol) persen.

Capres petahana nomor urut 01 itu berharap semua pihak bekerja cepat dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi.

baca juga

"Kita semua tahu korupsi adalah musuh bersama sebagai bangsa. Penyakit yang gerogoti kesejahteraan rakyat dan dinding yang halangi rakyat untuk bergerak maju. Tidak ada alasan yang benarkan korupsi dan tidak ada alasan bagi kita untuk menunda aksi berantas korupsi," ucap dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga mengapresiasi gerak cepat Tim Pencegahan Korupsi untuk memastikan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi dilaksanakan. Sebab kata Jokowi, Strategi Nasional Pencegahan Korupsi sudah dituangkan dan ditandatangani Peraturan Presiden (Perpres) nomor 54 Tahun 2018 pada Juni 2018.

"Tapi yang namanya strategi hanya dokumen. Berdebu jika kita sendiri tidak melaksanakan. Sekali lagi, bahwa strategi hanya jadi dokumen berdebu, jika kita tidak melaksanakan," ucap Jokowi.

"Dalam Perpres Stranas (Strategi Nasional) pencegahan korupsi terkandung semangat bahwa kita semuanya bersama sama membuat Indonesia bebas korupsi. Dan seperti yang disampaikan ketua KPK kita tidak bisa berjalan sendiri sendiri," tandasnya.

Dalam acara tersebut hadir Pimpinan KPK Agus Rahardjo, Laode M Syarif, Alexander Marwata, Basaria Pandjaitan. Kemudian hadir pula Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syarifuddin, Jaksa Agung M Prasetyo dan sejumlah kepala daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin: Jokowi dan Atta Halilintar Punya 1 Kesamaan, Apa?

Maruf Amin: Jokowi dan Atta Halilintar Punya 1 Kesamaan, Apa?

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 18:19 WIB

Tinjau Pameran Furnitur, Jokowi Targetkan Industri Mebel Tumbuh 2 Digit

Tinjau Pameran Furnitur, Jokowi Targetkan Industri Mebel Tumbuh 2 Digit

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 17:07 WIB

Cuitan Pedas 5 Politikus Sindir Klaim Jokowi Bebaskan Siti Aisyah

Cuitan Pedas 5 Politikus Sindir Klaim Jokowi Bebaskan Siti Aisyah

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:32 WIB

Keluarga Korban Penculikan 98: Pilih Jokowi, Jangan Pilih Monster Itu!

Keluarga Korban Penculikan 98: Pilih Jokowi, Jangan Pilih Monster Itu!

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:30 WIB

Jokowi Pastikan Penangkapan Teroris di Sibolga Tak Terkait Pilpres 2019

Jokowi Pastikan Penangkapan Teroris di Sibolga Tak Terkait Pilpres 2019

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 15:23 WIB

Terkini

Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!

Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB

Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum

Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir

Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:38 WIB

MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!

MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:38 WIB

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:26 WIB

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:23 WIB

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:17 WIB

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta

Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:12 WIB

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB